UMP Hadirkan “Susin” di MI Muhamadiyah Mujur Lor Cilacap
MENIKMATI. Tim PKM UMP menghadirkan teknologi Air Minum Purifer di MI Muhammadiyah Pecangakan Cilacap. Kini siswa bisa menikmati air sehat secara gratis.

Kini Siswa Nikmati Air Sehat Secara Gratis

UNIVERSITAS Muhammadiyah Purworejo (UMP) bekerja sama dengan Kemenristekdikti RI melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) 2019  berupa Sistem Portabel Mesin Purifier Air Minum (Susin). PKM yang dimotori oleh tim dosen UMP yang terdiri atas Yusro al Hakim MSc dan Suyoto MPd  tersebut menyasar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Mujur Lor di Dusun Pecangakan, Desa Mujur Lor, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap.

 

Selama ini, Dusun Pecangakan Desa Mujur Lor merupakan daerah yang sebagian besar air sumurnya berwarna keruh dan berbau. Air tersebut masih mengandung zat-zat kimia seperti (Fe), Magnesium (Mg) dan zat-zat lain yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

 

“Siswa yang berada di dusun ini mengalami masalah tersebut, padahal siswa siswi MI dalam tahap tumbuh kembang sangat memerlukan air bersih tersebut,” kata Yusro al Hakim, Ketua Tim PKM, Kamis (12/9).

 

Diungkapkan, teknologi yang  dipakai yakni sistem water purifier untuk memproduksi air bersih siap minum. Sistem Purifier dirancang portabel, dapat dipindah secara mudah, praktis dalam perawatan, terjangkau, dan mampu memberi pasokan air minum yang cukup bagi siswa siswi MI.

 

“Air minum ini sendiri sudah bisa dinikmati sejak tanggal 17 Agustus 2019 yang lalu dan sudah melalui uji laboratorium,” ungkapnya.

 

Hadirnya sumber air minum baru di wilayah tersebut pun sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, khususnya warga sekolah.  Hal itu terlihat dari antusias siswa untuk menggunakan air minum bersih setiap hari.  Kini, mereka juga dapat berhemat karena air minum tesedia secara gratis.

 

“Alhamdulillah Program PKM tentang penyediaan air minum untuk siswa siswi MI sangat bermanfaat. Antusias dari para siswa sangat luar biasa, termasuk membudayakan banyak minum air.  Bahkan, pada waktu istirahat mereka berbondong-bondong untuk mengambil air bersih itu,” kata Siti Rahayu SPd, Kepala MI Muhammadiyah Pecangakan. (top/adv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here