Korban Pembacokan Kritis

Korban Pembacokan Kritis
DIRUJUK. Kapolsek Bojong AKP Rudi Wihartana SH mendampingi korban pembacokan saat hendak dirujuk ke Semarang

SLAWI – Nasib naas menimpa Suparti, 50, perempuan paruh baya warga RT 2 RW IV, Dukuh Karangdawa, Desa Karangmulya Kecamatan Bojong. Sehari pascaditusuk pisau di bagian punggungnya. Korban harus dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang untuk mengambil pisau yang masih menancap. Sebelumnya, pascakejadian, Selasa (10/9) siang, korban sempat dirujuk ke RSUD Dr Soeselo Slawi.

Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto SIK MH melalui Kapolsek Bojong AKP Rudi Wihartana SH menyatakan, berdasar dianogsa tim dokter, kedalaman luka tusuk yang dialami korban cukup dalam mencapai 15 sentimeter.

“Sehari sebelumnya, korban dibacok lelaki yang diduga mengalami gangguan jiwa saat berjalan di pematang sawah Pedukuhan Karangdawa, Desa Karangmulya dengan sebilah pisau. Pelaku sudah kita amankan dan ternyata pelaku punya riwayat kejiwaan,” ujarnya, Rabu (11/9).

Pascainsiden, pihaknya berhasil meringkus pelaku yang tinggal satu dusun dengan korban.

“Pelaku bernama Asikun, 50, mempunyai riwayat kejiwaan dan pernah dirawat intensif di RS Jiwa Prof Dr Soerojo Magelang 18 Januari 2018 silam,” cetusnya.

Ditegaskan bahwa posisi pisau masih tertancap dipungung bagian kiri korban. Pascakorban dievakuasi menuju rumah sakit Dr Soesilo Slawi petang kemarin. Dia menyatakan, insiden bermula ketika korban dan tersangka sempat berpapasan di jalan pemalatang sawah. Saat itu pelaku hendak pulang dari sawah, sementara korban sedang membawa makan siang untuk suaminya yang bekerja di sawah.

Tanpa diduga oleh korban, tiba-tiba pelaku membacok bagian punggungnya dengan sebilah pisau yang dibawanya.

“Pelaku kita tahan untuk kita mintai keterangan dan menghindari perbuatan serupa kembali terulang pada warga lain,” pungkasnya. (her/gun)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here