Pengantin Baru Tewas Mengenaskan

DIPERIKSA – Pelaku pembunuhan menjalani pemeriksaan di Mapolres Pemalang usai penangkapan.
DIPERIKSA – Pelaku pembunuhan menjalani pemeriksaan di Mapolres Pemalang usai penangkapan.

PEMALANG – Kasus pembunuhan dengan cara pembacokan terjadi di pinggir Sungai Celiling, Dukuh Penpen, Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang. Korban berinisal Aldi Sebastian (AS), 25, yang merupakan pengantin baru dibunuh dengan cara ditebas lehernya hingga nyaris putus oleh pelaku bernama Arifin alias Ipin, 25, yang diduga mantan pacar dari istri korban, Jumat (6/9), sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolres Pemalang AKBP Kristanto Yoga Darmawan, melalui Kasubbag Humas Iptu Nurkhasan mengungkapkan, awalnya korban bersama istrinya Lastri, 20, sedang mencuci pakaian di pinggir Sungai Celiling. Tak lama kemudian tersangka, Arifin dating menghampiri korban dan terjadi keributan. Lama cekcok dengan korban, tersangka kemudian membacok korban dengan menggunakan sebilah parang hingga mengenai leher korban dan nyaris putus.

”Akibatnya, korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara karena mengalami luka sobek sepanjang 20 cm di leher bagian depan,” jelas Nur Khasan kemarin.

Melihat keadaan AS yang berlumuran darah di bagian leher, kata dia, istri korban kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan didengar warga. Kemudian warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Belik. Saat itu juga. Sekitar pukul 10.45, tersangka diamankan oleh petugas dari Polsek Belik. ”Saat ini tersangka sudah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Pemalang,” terangnya.

Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Suhadi menambahkan, saat ditangkap, pelaku sempat melakukan perlawanan. Sampai petugas dan warga harus membopong pelaku, tapi akhirnya pelaku dapat diamankan.

Suhadi belum bisa menjelaskan kepastian motif pelaku menghabisi tetangganya itu. Namun, menurut dia, pelaku diduga menyimpan rasa dendam karena ditinggal menikah mantan pacarnya yang sekarang menjadi istri korban. Korban dan istrinya baru menikah 15 hari lalu. ”Motifnya belum diketahui, karena tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif selama 1×24 jam,” terangnya. (rid/fat)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here