99 Mahasiswa Ners Dinyatakan Lulus

99 Mahasiswa Ners Dinyatakan Lulus
YUDISIUM: Pelaksanaan yudisium bagi 99 mahasiswa Program Profesi Ners UHB,

PURWOKERTO – Sebanyak 99 mahasiswa/i Program Pendidikan Profesi Ners Universitas Harapan Bangsa (UHB) Purwokerto yang terdiri dari mahasiswa kelas reguler sebanyak 57 orang dan mahasiswa kelas alih jenjang 42 orang dinyatakan lulus.

Ke-99 mahasiswa pada Selasa (6/8) telah mengikuti yudisium ke-XII. Yudisium dihadiri Wakil Rektor 1 UHB bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Ns.Martyarini Budi Setyawati SKep, MKep beserta jajaran Fakultas Kesehatan UHB dan para dosen serta pembimbing Program Profesi Ners.

Koordinator Progran Pendidikan Profesi Ners, Wasis Eko Kurniawan SKep, Ns, MPH mengatakan, pada angkatan kali ini total mahasiswa sebanyak 116 orang. 17 mahasiswa diantaranya ikut program peminatan di Jepang selama 1 tahun. Yudisium untuk mereka akan di selenggarakan setelah menyelesaikan program tersebut tanpa mengurangi atau menambahkan SKSnya.

“Yudisium hanya pengumuman kelulusan. Untuk peringkat IPK diumumkan saat sumpah Ners,” katanya.

Wasis menegaskan sesuai dengan Surat Keputusan kelulusan Rektor UHB, dr. Pramesti Dewi, M.Kes yang disampaikan oleh Wakil Rektor 1, mahasiswa yang telah dinyatakan lulus berhak mendapatkan gelar Ners (Ns).

Kepada mereka segera dilaksanakan sumpah profesi pada Kamis (15/8). Direncanakan pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Ketua PPNI (Persatuan Perawatan Nasional Indonesia) Dewan Pimpinan Wilayah Jawa tengah Dr. Edy Wuryanto, M.Kep.

“Mahasiswa Program Profesi Ners UHB telah menjalani praktik penuh di beberapa rumah sakit umum, rumah sakit jiwa, komunitas dan panti lansia yang di tempuh dalam total waktu 9 bulan,” ungkap dia.

Dilanjutkannya selama menjalani praktik penuh selama 9 bulan lamanya mahasiswa mempelajari materi seputar keperawatan medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan maternitas, keperawatan gadar kritis, manajemen keperawatan, keperawatan jiwa, kerperawatan gerontik, keperawatan komunitas dan keperawatan keluarga. 70 persen penilaian mahasiswa dari pembimbing RS dan 30 persen dari dosen pembimbing kampus.

“Semoga ilmu yang didapat bermanfaat. Bekerjalah secara profesional dalam menjalankan tugas,” ingat Wasis. (yda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here