Siswa Dituntut Memahami Pola Hidup Sehat

PHBS. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan saat menghadiri pembukaan sosialisasi Sanitasi dan Kantin Sehat di SMP N 1 Magelang beberapa waktu lalu.
PHBS. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Taufik Nurbakin saat menghadiri pembukaan sosialisasi Sanitasi dan Kantin Sehat di SMP N 1 Magelang beberapa waktu lalu.

MAGELANG TENGAH-Hidup sehat merupakan suatu pola yang harus ditanamkan kepada setiap individu yang harus dimulai sejak dini. Siswa SMP N 1 Magelang khususnya kelas 7 diberikan pemahaman tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan mengadakan Sosialisasi Sanitasi dan Kantin beberapa waktu lalu. Dengan mengundang narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Magelang. Kegiatan tersebut meliputi tata cara mencuci tangan yang baik dan benar, sosialisasi mengenai aneka jajanan sehat. Dari sosialisasi ini diharapkan anak-anak mengenal pola hidup sehat sejak kecil dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mensosialisasikan tata cara mencuci tangan yang baik, diharapkan anak-anak akan terbiasa dengan mencuci tangan mereka terlebih dahulu sebelum makan dan setelah melakukan aktivitas. Dengan begitu, hidup sehat akan dimulai sejak kecil, dimana anak-anak dapat mengingat dan melaksanakan pola hidup sehat dimulai sejak dini. Selain itu, anak kecil cenderung tidak memperhatikan bagaimana jajanan yang sehat dan yang tidak sehat, yang boleh dimakan dan yang harus dihindari.

Mensosialisasikan mengenai makanan ataupun jajanan yang sehat dan baik untuk dikonsumsi dan yang tidak baik untuk dikonsumsi. Agar anak-anak tidak sembarangan dalam memilih makanan ataupun jajanan.

Kepala  SMP N 1 Magelang, Nurwiyono mengatakan SMP N 1 Magelang telah mendapatkan bantuan dana dari Kemendikbud berupa ruang UKS dan wastafel tentunya perlu tindak lanjut dalam penggunaannya. “Kegiatan sosialisasi ini bentuk pemahaman anak tentang PHBS, sehingga dapat menjaga lingkungan dan kesehatan,”katanya.

Selain itu, sosialisasi tersebut juga mengajarkan cara memilih makanan yang sehat, menghindari penggunaan plastik sebagai pembungkus makanan yang dapat meningkatkan jumlah sampah. “Anak-anak diberi pemahaman dan penjelasan bagaimana makanan yang sehat itu. Kemudian menghimbau mereka untuk membawa bekal dan minum dari rumah,”tuturnya.

Artikel Menarik Lainnya :  Jabatan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Magelang Mulai Digoyang

Pengurus UKS, Yuli Kusumastuti mengungkapkan dalam sosialisasi ini juga diperkenalkan produk-produk sehat. Meminimalisir penggunaan bungkus daun, itu juga menkadi himbauan kami kepada kantin sekolah. “Selain kelas 7 yang diberi sosialisasi tentang soal PHBS, sekolah juga akan memberikan sosialisasi tentang Napsa bagi kelas 8,”terang dia.

Sementara itu. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang, Taufiq Nurbakin saat menghadiri kegiatan tersebut mengaku bangga. Akan terus berupaya supaya semua siswa di Kota Magelang diberi pemahaman mengenai PHBS. “Anak-anak perlu mendapat bekal tentang cara menjaga kesehatan dan memilih makanan yang sehat,”imbuhnya. (hen)