Tak Ada Beban, Jokowi Diyakini Tepati Janji Pilih Menteri Muda

Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo memberikan keterangan usai pertemuan dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) di Jakarta, Jumat (26/7/2019).
Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo memberikan keterangan usai pertemuan dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) di Jakarta, Jumat (26/7/2019). Parpol koalisi pengusung pasangan Jokowi-Amin sepakat untuk membubarkan TKN. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/nz.

JAKARTA – Presiden terpilih Joko Widodo, kali ini dinilai tak memiliki beban politik untuk menentukan calon pembantunya di kabinet. Diyakini dia akan memilih para menterinya dari kalangan mudan dan profesional.

“Kalau saya lihat komposisi anak muda nanti akan jauh lebih besar. Presiden pasti tidak ingin mencederai janji-janji yang sudah diucapkannya. Istilahnya dia tidak akan menelan ludahnya sendiri,” ujar pengamat politik Silvanus Alvin, Minggu (28/7).

Alvin beralasan, hal tersebut bisa dilihat dari lingkaran terdekat presiden yang terdiri dari orang-orang muda dan profesional.

Dia mencontohkan bagaimana Wishnutama, CEO Net Mediatama Televisi, serta Erick Thohir, pendiri Mahaka Grup dan Ketua Tim Pemenangan Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019, setia mendampingi presiden dalam beberapa kesempatan penting.

“Kedua tokoh itu berasal dari kalangan profesional yang mengerti apa yang diingingkan oleh generasi muda, terutama kaum milenial,” katanya.

Alvin yakin, meski mendapat tekanan dari berbagai pihak, Jokowi akan tetap menepati janjinya. Sebab Jokowi sudah tidak lagi memiliki beban politik mengingat dia tidak bisa mencalonkan diri lagi pada 2024.

Menurut Alvin, ketika dia menghadiri undangan ke Istana Negara bersama muda-mudi milenial lainnya, Presiden berkata akan memutus yang selama ini dianggap tabu selama itu benar.

“Yang dianggap tabu tentunya paham di mana yang harus memimpin adalah orang tua, yang berumur,” ungkap akedemisi Universitas Bunda Mulia itu.

Terpisah, Presiden Jokowi mengatakan sudah ada nama-nama yang masuk untuk Kabinet Kerja Jilid 2 untuk periode 2019-2024.

“Pembentukan kabinet belum, tetapi sudah mulai masuk nama-nama calon itu, dan terus semakin banyak mengumpulkan pilihan-pilihan memilihnya akan menjadi semakin mudah,” kata Jokowi di Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (28/7).

Artikel Menarik Lainnya :  Menko Airlangga: Dukungan Pemerintah untuk Mendorong UMKM Go Digital dan Go Global

Menurut Jokowi banyak nama-nama calon menteri dan semakin banyak alternatif akan lebih baik.

Jokowi mengatakan kabinet kerja periode mendatang akan banyak warna, tenaga muda-muda. Hal ini, perkembangan dinamis yang direspon secara cepat dan energik.

Menyinggung soal pembentukan Kabinet Kerja 2 apakah ada rencana perampingan, Jokowi mengatakan belum memikirkan sampai kesana. Namun, menteri anak muda yang akan mewarnai di kabinetnya mendatang.

“(Menteri anak muda) Untuk menghadapi perkembangan dunia sangat dinamis, sehingga diperlukan energi yang ekstra untuk merespon permasalahan ke depan,” katanya.(gw/fin)