Kebumen Terima Hibah Rp4,9 Miliar

CADANGAN. Kebumen Terima Hibah Rp4,9 Miliar
FOTO BERSAMA : Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz berfoto bersama Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kebumen Edi Rianto dan lainnya usai menerima bantuan program.

JAKARTA – Kabupaten Kebumen menerima Program Hibah Air Limbah Setempat dari Kementerian Pekerjaan dan Umum Perumahan Rakyat (PUPR).

Program hibah dari pemerintah pusat tahun 2019 tersebut senilai Rp4,9 miliar. Itu untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Hibah tersebut diserahkan oleh Pejabat Kementerian Keuangan dan diterima oleh Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz di Gedung Auditorium Kementerian PU PR Jalan Pattimura Nomor 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/7).

Serah terima disaksikan oleh Dirjen Cipta Karya Kementerian PU PR Danis Hidayat Sumadilaga. Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyampaikan, Kebumen menerima program hibah ini bersama tiga kabupaten lainnya yakni Kabupaten Jombang, Sumbawa Barat (NTB), Gunung Mas (Kalteng).

Kebumen merupakan empat kabupaten yang terpilih dari 50 kabupaten/kota yang mengajukan program tersebut. Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kebumen Edi Rianto menyampaikan adanya program tersebut akan meningkatkan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sebab air limbah nantinya dapat dikelola dengan baik. Sehingga tidak mencemari lingkungan.

Selain itu program tersebut juga untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Ini dilaksanakan dengan menyediakan prasarana bidang air limbah berupa tangki septik yang sesuai dengan persyaratan.

“Melalui program hibah pembangunan tangki septik ini Pemkab Kebumen akan menyediakan prasarana air limbah sehingga terjadi peningkatan layanan terhadap masyarakat yang mendapatkan akses sistem pengelolaan air limbah,” ujar Edi Rianto saat mendampingi Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz.

Edi Rianto juga menambahkan, masyarakat diharapkan peduli dengan lingkungan. Menjaga lingkungan sama pentingnya dengan menjaga diri. Kesehatan lingkungan juga sama pentingnya dengan kesehatan diri. Jika hidup berada pada lingkungan yang tidak sehat, tentunya berisiko tinggi dengan kesehatan.

“Kesadaran akan kesehatan dan kelestarian lingkungan sangat penting. Hidup sehat dimulai dari pola hidup yang baik. Menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” ucapnya. (mam)

Artikel Menarik Lainnya :  Purworejo Kembali Raih Kabupaten Layak Anak