Keelokan Borobudur Jadi Tempat Penutup ASG 2019

penutupan ASG 2019
Caption : PROSESI. Penutupan ASEAN Schools Games (ASG) 2019 dilaksanakan di kompleks Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Keelokan Borobudur Jadi Tempat Penutup ASG 2019

MAGELANG: Perhelatan ASEAN Schools Games (ASG) 2019 telah resmi berakhir. Keindahan salah satu tempat keajaiban dunia yakni, Candi Borobudur menjadi tempat upacara penutupan pesta olahraga pelajar terbesar se Asia Tenggara tersebut.

Dipilihnya Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah sebagai tempat upacara penutupan ASG 2019 ini sekaligus mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki warisan budaya berupa candi atau kuil Buddha terbesar di dunia.

“Penutupan mengambil tempat Borobudur, semakin mengabarkan kepada dunia bahwa Indonesia kaya akan budaya yang bermacam-macam dan berbeda tetapi tetap dalam bingkai persatuan,” ungkap Deputi 2 Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh yang mewakili Menpora Imam Nahrawi di Taman Lumbini Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (24/7) sore.

Asrorun mengaku, pihaknya dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sangat mengapresiasi atas prestasi kontingen Indonesia dan kesuksesan perhelatan ASG 2019 yang digelar di Semarang sejak 17 Juli lalu tersebut.

“Kami tentunya bersyukur kepada Allah SWT atas kesuksesan dan kehadiran kita semua pada upacara penutupan di sore yang luar biasa ini. Kami sangat bangga melihat antusiasme yang datang dari seluruh delegasi untuk berpartisipasi dalam ASEAN Schools Games ke-11 Tahun 2019 ini,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang juga hadir dalam penutupan tersebut mengaku bangga atas terlaksanannya ASG 2019 kali ini. Kebanggaan Ganjar itu tak lepas pencapaian baik kontingen Indonesia yang sukses menjadi juara umum pada perhelatan tersebut. Selain itu, ia juga bangga atas pengakuan sembilan peserta lainnya yang menganggap penyelenggaraaan ASG 2019 sangat baik.

“Selamat kepada seluruh pemenang. Segala peluh keringat, waktu, serta dedikasi yang telah diberikan kini terbayar sudah. Bagi yang kalah, ingat bahwa yang terkuat bukanlah yang selalu menang. Tapi yang terkuat adalah yang tak pernah menyerah saat mereka kalah,” ungkap Ganjar.

Artikel Menarik Lainnya :  Dua Juta Data Nasabah BRI Life Bocor!

“ASEAN Schools Games 2019 mungkin berakhir hari ini, tapi kebersamaan dan persahabatan akan terus terjalin. Semoga semua kenangan menyenangan tentang ASG 2019 di Semarang, Jawa Tengah, akan membawa kalian kembali ke sini dan kita akan bertemu lagi,” tambahnya.

Seperti diketahui, Indonesia berhasil mengukuhkan diri sebagai juara umum ASG 2019. Hasil itu didapat usai kontingen Indonesia sukses mengumpulkan 102 medali yang terdiri dari 43 medali emas, 34 perak, dan 25 perunggu.

Bagi Indonesia ini merupakan gelar juara umum kedua kalinya setelah pada ASG 2015 di Brunnei Darussalam, Tim Merah Putih juga keluar sebagai juara umum. Akan tetapi, perolehan medali yang diraih kontingen Indonesia tahun ini merupakan yang terbanyak sejak ASG dimulai 2008. (gie/fin/wsa)