Indonesia Juara Umum ASEAN School Games

Indonesia Juara Umum ASEAN School Games
TARIAN. Berbagai tarian tradisional ditampilkan dalam upacara penutupan ASEAN School Games (ASG) Xl 2019 di Pelataran Lumbina Candi Borobudur.

BOROBUDUR – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah, Sinung Nugroho, mengatakan, ASEAN School Games (ASG) Xl 2019 mampu meningkatkan kunjungan wisata di Magelang sekitar.

“Dengan adanya atlet se Asia Tenggara di Magelang, maka pengaruhnya besar dalam peningkatan kunjungan wisata,” katanya di sela-sela acara penutupan ASEAN School Games (ASG) Xl 2019 di pelataran Taman Lumbini, Kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, MageLang, Rabu (24/7).

Dinyatakan, karena para atlet masih sekolah, maka butuh pendamping guru, termasuk orang tua juga turut datang. Sehingga hotel di Jogja, Magelang, Salatiga, Semarang dan sekitarnya penuh selama penyelenggaraan ASEAN School Games (ASG) Xl 2019).

Acara penutupan ajang pesta olahraga tahunan untuk sekolah-sekolah tinggi di kawasan Asia Tenggara ini menempatkan tuan rumah Indonesia sebagai juara umum.

Kota Semarang ditunjuk sebagai lokasi digelarnya ASG. Perhelatan akbar itu berlangsung sejak 17 hingga 23 Juli 2019.

“Dalam acara penutupan ini kita telah mendapatkan apresiasi dari Filipina, Brunei, dan Singapura. Mereka sangat puas, ini adalah acara paling bagus kata mereka. Dan mereka senang ternyata masyarakat sangat mendukung secara luar biasa,” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, usai menyaksikan Closing Ceremony ASEAN Schools Games Xl.

Menurut Ganjar, target dalam pengelolaan event tersebut telah sampai pada tujuan yang diinginkan. Bagaimana tidak, sebagai tuan rumah ajang tersebut, kontingen Indonesia berhasil menjadi juara umum dengan mengumpulkan 43 emas, 34 perak dan 25 perunggu.

“Saya sampaikan selamat kepada tim Indonesia, karena kita menjadi juara umum. Dan atlet dari Jawa Tengah sebanyak 48 atlet,”   ungkap Ganjar.

Dalam kesepatan tersebut, Ganjar juga berpesan kepada para atlet bahwa menang maupun adalah hal yang biasa dalam sebuah pertandingan.

Artikel Menarik Lainnya :  Pelamar CASN di Kabupaten Magelang Capai 11.605 Orang

“Olahraga itu adalah tempat paling menarik untuk belajar sportif. Karena biasanya meskipun kalah mereka akan tetap berpelukan,” tandas Ganjar.(cha).