Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas

Wisatawan Asal Jakarta Ditemukan Tewas di Homestay Sembungan
BERKUNJUNG - Seorang wisatawan yang berkunjung ke kawasan dataran tinggi Dieng, ditemukan tewas di kamar mandi sebuah home stay di Desa Sembungan Kejajar Dieng

//Di Homestay  Sembungan//

WONOSOBO– Seorang wisatawan yang berkunjung ke kawasan dataran tinggi Dieng ditemukan tewas di kamar mandi sebuah home stay di Desa Sembungan Kejajar Dieng. Korban bernama Agus Hasyim Ngui (60) warga Taman Ratu Indah Blok H2/6 RT 011/001 Kedoya Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

“Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi sebuah home stay. Mayat sudah dievakuasi ke RSUD,” ungkap Kapolsek Kejajar AKP Sukirman.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Kronologis kejadiannya berawal ketika rombongan dari Jakarta menginap di homestay Desa Sembungan, Kecamatan Kejajar. Saat di penginapan tersebut, korban satu kamar bersama Dwi Martono dan Mitra. Sementara 3 teman lainnya yang bernama Alwi, Abdul dan Muhajir berada di kamar lainnya.

“Sekitar pukul 05.00 WIB, kedua teman yang berada sekamar dengan korban naik ke Bukit Sikunir. Sementara korban tetap tinggal di homestay,”  katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, sekitar pukul 05.30 WIB, pemilik homestay tempat korban menginap  memberitahukan kepada Alwi, salah satu teman korban kalau pintu kamar mandi yang dipakai korban tidak kunjung dibuka, setelah diketuk beberapa kali. Karena merasa khawatir Alwi dan Muhajir langsung mendobrak pintu kamar mandi.

“Ketika  pintu terbuka, korban dalam kondisi duduk bersandar di dinding kamar mandi. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kejajar 2 untuk dilakukan pemeriksaan dan ternyata korban sudah meninggal dunia,” terangnya.

Kemudian, korban dibawa ke RSUD Wonosobo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Jenazah korban kemudian langsung dibawa ke Jakarta karena pihak keluarga sudah menerimanya sebagai musibah serta meminta untuk tidak dilakukan otopsi. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Varian Delta COVID-19 Mengganas, Kasus Global Naik 80 Persen