Sekda Lepas 143 Calhaj Kota Magelang

ratusan calhaj
DIBERANGKATKAN. Ratusan jamaah calon haji asal Kota Magelang dari Masjid Agung Kauman ke Embarkasi Solo, dilepaskan Selasa (16/7) dini hari, oleh Sekda Kota Magelang Joko Budiyono.

MAGELANG TENGAH – Sebanyak 143 jamaah calon haji (calhaj) diberangkatkan ke Embarkasi Solo (SOC) dari Masjid Agung Kauman Alun-alun Kota Magelang, Selasa (16/7) dini hari. Pelepasan dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Magelang Joko Budiyono, didampingi sejumlah pejabat Forpimda, Lurah se-Kota Magelang, Ketua Ikatan Persaudaraan Haji (IPHI) Kota Magelang, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Magelang.

Para jamaah calon haji asal Kota Magelang tergabung dalam kloter 31 dengan pemberangkatan dari Embarkasi Solo bersama jamaah calon haji dari Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo. Mereka akan didampingi petugas pendamping sebanyak 9 orang dari Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan 5 orang.

Joko mengatakan para calon jamaah haji akan diterbangkan ke Tanah Suci pada 17 Juli 2019 dan dijadwalkan tiba kembali ke Tanah Air pada 28 Agustus 2019.

Ia meminta, para calhaj untuk selalu menjaga kekompakan dan menjalin komunikasi yang harmonis, baik antar sesama jamaah maupun dengan petugas demi kelancaran pelaksanaan haji. Selain itu juga selalu menjaga kedisiplinan, baik dalam hal makan, ibadah, dan istirahat.

”Yang terpenting adalah patuhi ketentuan dan petunjuk yang diberikan petugas. Sebagai tamu Allah SWT, jaga nama baik bangsa dan negara khususnya Kota Magelang,” katanya.

Dia berharap, para petugas senantiasa berkoordinasi dan membantu jemaah calon haji, serta memberikan informasi perkembangan situasi selama di Tanah Suci. Ia pun memohon agar jamaah calon haji mendoakan agar bangsa Indonesia, khususnya Kota Magelang, selalu aman dan tertib.

”Doakan agar roda pembangunan, pemerintah, dan kemasyarakatan dapat berjalan lancar,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kota Magelang, Muh Sunaryanto, menyebutkan jamaah calon haji asal Kota Magelang terdiri 60 jamaah pria dan 83 jamaah wanita.

Adapun jamaah calon haji termuda yakni Addini Nurilma Hadi (24) alamat Perum Korpri Jalan Duku V, Kelurahan Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara. Sedangkan tertua atas nama Sumarki (81) alamat Menowo 378 Kelurahan Kedungsari, Kecamatan Magelang Utara.

Sunaryanto mengaku pendaftaran haji tahun ini masih diberlakukan sistem tabungan haji sepanjang tahun, yakni penyetoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dalam bentuk tabungan. Mulai tahun 2010 sampai saat ini (per Juli 2019) setoran awal BPIH masih sebesar Rp25 juta.

”Bedanya, mulai Januari 2019 kemarin, setoran awal sudah tidak lagi disetorkan melalui rekening Menteri Agama, tetapi disetorkan melalui rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH),” terang Sunaryanto.

Untuk memenuhi azas keadilan, lanjutnya, besaran BPIH ditentukan berdasarkan embarkasi. Kota Magelang sendiri temasuk dalam embarkasi Solo yang besaran BPIHnya sebesar Rp36.429.275 untuk jamaah reguler. Sedangkan untuk TPHD sebesar Rp71.163.504. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here