Wonosobo Tuan Rumah PPI Jateng 2019

Wonosobo Tuan Rumah PPI Jateng 2019.
KOORDINASI PPI. Pihak Bappeda mengajak perwakilan komunitas, pelajar, dan tokoh budaya Wonosobo dalam koordinasi agenda Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2019, di Aula Bappeda (10/7)

//Gelar Multi Event//

WONOSOBO – Salah satu agenda akbar yakni Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah2019 akan dilaksanakan di Wonosobo. Rencananya pada 20-22 September 2019 mendatang.

Kabid Perencanaan Pengendalian Evaluasi dan Litbang Bappeda, Fahmi Hidayat  menyatakan, agenda akan terpusat di Kompleks Halaman Pendopo Kabupaten hingga kompleks Alun-alun kota. Sedangkan untuk stan-stan komunitas akan digelar di Jalan Merdeka.

“Konsepnya multi event selain pameran produk inovasi ada juga pameran produk kuliner. Ada juga lomba dan gelar aksi oleh komunitas-komunitas mulai dari pegiat lingkungan, festival band pelajar se-Jateng, panggung kontes para penyandang disabilitas,” ungkapnya kemarin (10/7).

Salah satu yang diharapkan bisa disambut positif kalangan pelajar maupun mahasiswa ialah festival dan lomba robot yang juga akan diramaikan dengan berbagai agenda dari komunitas baik berlatar belakang bidang seni, sastra, pendidikan, kepemudaan, lingkungan, hingga anti hoax.

Ada juga pameran produk pertanian yang dinilai relevan dengan potensi terbesar Wonosobo yakni sektor pertanian. Dari agenda tiga hari itu iperkirakan akan undang ribuan pelajar dan masyarakat umum se-Jateng berikut perwakilan pemkab dari 35 kabupaten kota. Mengingat ada juga peserta lomba dan pameran dari peserta se-Jateng.

“Yang paling kita harapkan kehadirannya justeru adalah warga masyarakat dari Wonosobo sendiri dan kita kemas agar agenda ini tidak terlalu rumit dan kita rancang untuk organisir para pelajar agar bisa terlibat aktif di berbagai kegiatan yang sifatnya asyik atau fun di tiga hari itu,” imbuhnya

Diharapkan Bappeda, pembukaan acara PPI akan dipimpin Gubernur Ganjar Pranowo di alun-alun kota. Berbagai program baru termasuk smart city diharapkan bisa diresmikan gubernur.

“Desain-desain acara juga akan diwarnai dengan arsitektur kultural dan mengangkat tema bundengan. Harapannya saat pembukaan nanti kita bisa melibatkan seluruh peserta dan masyarakat untuk bisa melakukan flashmob bersama-sama,” ungkap Agas Nugroho, salah satu panitia dari komunitas Wonosobo Muda. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here