Seorang Ibu Jumpai Anaknya Gantung Diri

Seorang Ibu Jumpai Anaknya Gantung Diri
OLAH TKP. Petugas Kepolisian melakukan olah tempat kejadia perkara, seorang warga yang bunuh diri dengan cara menggantung.

SRUMBUNG –  Eko Prasetio (25) pria yang kesehariannya sebagai buruh,  ditemukan oleh ibunya menggantung diri di kusen candela kamar tidurnya, Sabtu (25 / 5). Kondisinya telah meninggal dunia.

Pemuda yang beralamat di Dusun Turen Desa Kradenan Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang tersebut ditemukan sudah meninggal dunia.

Ibu kandung korban, Painem (60) mengatakan sempat mencari korban di dalam rumah. Namun Ia justru menemukan anaknya dalam kondisi tak bernyawa.

“Ketika selesai mandi saya masuk rumah mencari korban, kemudian saya membuka pintu kekamarnya dan masuk. Saya melihat korban dalam posisi menggantung diri dengan cara melilitkan tali warna putih di lehernya dan kusen jendela kamarnya, dan kondisi telah meninggal dunia,” terang Painem (60) ketika menyampaikan keterangan kepada polisi.

Meskipun demikian, Painem beserta keluarga belum mengetahui apa penyebab korban mengambil langkah bunuh diri tersebut.

“Sampai saat ini kami dari keluarga juga belum mengetahui apa penyebab korban nekat mengakhiiri hidupnya dengan gantung diri,”  imbuh Painem.

Petugas Polsek Srumbung, Polres Magelang , Polda Jateng setelah mendapatkan laporan dan mendatangi lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan dilanjutkan olah TKP.

“Kami bersama petugas Kesehatan dari Puskesmas Srumbung telah melakukan pemeriksaan trhadap badan korban, juga melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kami juga masih mengumpulkan data dan keterangan keluarga maupun tetangga yang mengetahui kejadian tersebut. Sampai saat ini pihak keluarga juga belum mengetahui penyebab nekatdnya korban melakukan bunuh diri,” terang Kapolsek Srumbung Iptu Sumino.

Sementara Petugas Medis dari Puskesmas Srumbung Bidan Emiliasari menerangkan dari hasil pemeriksa tubuh korban tidak ditemukan adanya hal hal yang mencurigakan seperti luka luka dan korban meninggal murni karena gantung diri.

Artikel Menarik Lainnya :  Resepsi dan Dine In Tetap Dilarang, Kota Magelang Masuk PPKM Level 4

Setelah dilakukan pemeriksaan korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dilakukan pemakaman di dusun setempat.(cha)