Temanggung Raih Peringkat Dua Nasional

    Temanggung Raih Peringkat Dua Nasional
    TERIMA. Bupati Temanggung bersama pimpinan daerah lainnya menerima penghargaan langsung dari Presiden RI beberapa waktu lalu.

    //Penghargaan Pembangunan Daerah 2019//

    TEMANGGUNG – Dari ratusan kabupaten di negeri ini, Kabupaten Temanggung menjadi kabupaten terbaik kedua yang mendapatkan Penghargaan Pembangunan Daerah 2019.

    Prestasi ini bisa diukir setelah kabupaten penghasil tembakau ini menyingkirkan puluhan kabupaten lainnya di Jawa Tengah.

    Plt Kepala Bappeda Kabupaten Temanggung Ripto Susilo mengatakan, sebelum maju mewakili Jawa Tengah, Temanggung sudah berhasil menjadi terbaik tingkat provinsi.

    “Penghargaan yang didapat oleh Pemerintah Kabupaten Temanggung yakni Penghargaan Pembangunan Daerah 2019 peringkat kedua dalam kategori perencanaan dan pencapaian terbaik tingkat kabupaten,” kata Ripto, kemarin.

    Ia mengatakan, penghargaan dalam bidang ini baru pertama kali diterima oleh pemerintah kabupaten. Sebelumnya Temanggung sama sekali belum pernah masuk dalam nominasi di tingkat Jawa Tengah.

    “Alhamdulillah lolos tingkat provinsi, kemudian lolos masuk tingkat nasional dan saat ini berhasil menjadi kedua se Indonesia,” ujarnya.

    Penghargaan tersebut diserahkan oleh Presiden Joko Widodo dan diterima Bupati Temanggung M Al Khadziq di Jakarta beberapa waktu lalu. Pemberian penghargaan ini bersama dengan penghargaan yang sama untuk tingkat kota, provinsi dan lainnya.

    “Temanggung menjadi ke dua dalam nominasi untuk kabupaten,” terangnya.

    Menurutnya, karena selama ini pemerintah kabupaten belum pernah mendapatkan nominasi dalam hal ini, maka pihaknya merasa penasaran dan berupaya memperbaiki.

    “Kami tugaskan kawan-kawan untuk membenahi semua, kemudian kita ajukan ke tingkat provinsi, dan saya kaget yang semula ranking 27 dipanggil menjadi 10 besar tahun ini dan akhirnya lolos ke tingkat nasional,” katanya.

    Begitu masuk nasional diumumkan ada 19 kabupaten dari 514 yang lolos tahap 3 untuk penilaian dokumen tingkat nasional.

    “Dengan judul Musrenbang Kami Beda, kami ekspos di Jakarta, kemudian masuk 10 besar,” katanya.

    Dengan “Musrenbang Kami Beda” pemerintah daerah memberikan jaminan bahwa hasil Musrenbang 99 persen muncul di APBD, sehingga usulan dari bawah tidak akan hilang, karena ada pagu umum dan pagu tematik dan uang itu ada di tingkat kecamatan.

    Kasubid Perencanaan dan juga Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Rencana Kegiatan Pembangunan Daerah (RKPD) 2019 Bappeda Kabupaten Temanggung Dwi Sukarmei mengatakan, penghargaan ini bukan hanya karya Bappeda sendiri. Namun berkat dorongan dan dukungan dari semua pihak.

    “Ini prestasi untuk masyarakat Kabupaten Temanggung,” katanya.

    Ia menambahkan, penghargaan ini berkat dukungan luar biasa dari musrenbang desa/kelurahan hingga musrenbang kecamatan sampai mensinkronkan antara usulan kecamatan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis pengelola harus menerima musrenbang itu menjadi penting, kemudian kasubbag perencanaan OPD juga luar biasa.

    “Kedepan kami akan berusaha lebih baik, prestasi yang sudah diraih ini bisa semakin bagus,” harapnya. (set)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here