TKL Raih Hatrick TOP BUMD

TKL Raih Hatrick TOP BUMD
TOP BUMD. Direktur PDOW Taman Kyai Langgeng Edy Susanto menunjukkan trophy dan piagam penghargaan TOP BUMD 2019 bidang pariwisata, yang baru saja diraih.

MAGELANG TENGAH – Untuk kesekian kalinya, Perusahaan Daerah Objek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng mampu mempertahankan penghargaan TOP BUMD 2019 untuk bidang pariwisata. Penghargaan ini berasal dari Majalah Bussines Research Center bekerja sama dengan sejumlah lembaga lainnya.

Direktur PDOW Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang, Edy Susanto mengatakan TOP BUMD Award merupakan penghargaan bagi BUMD yang dianggap berhasil dalam meningkatkan kinerja keuangan dan bisnis. Kemudian, mampu meningkatkan layanan kepada pengunjung maupun masyarakat umum.

“Beberapa tahapan telah dilalui oleh PDOW TKL. Mulai dari administrasi, paparan di hadapan tim penilai, hingga verifikasi lapangan. Hasilnya, kita berhasil meraih lagi, sekaligus mempertahankan penghargaan TOP BUMD ini,” kata Edy, di kantornya, Rabu (8/5).

PDOW TKL sendiri, katanya, mampu meraih tiga kali berturut-turut sejak tahun 2017. Penghargaan ketiga kalinya atau hatrick ini, ungkap Edy, karena perusahaan plat merah yang dipimpinnya mampu melakukan strategi pemasaran dengan baik. Kemudian, pencapaian target, komposisi sumber daya manusia (SDM), dan inovasi yang konsisten diciptakan.

“Semuanya bermuara pada peningkatan layanan serta target capaian PDOW TKL. Contoh, SDM misalnya, kita menjamin kesejahteraan karyawan salah satunya dengan memberikan jaminan kesehatan dan jaminan ketenaga kerjaan,” ungkapnya.

Ratusan karyawan di PDOW TKL, imbuhnya, kini seluruhnya telah memiliki jaminan tersebut. Sedangkan pembayaran premi telah ditanggung pihak perusahaan, sehingga karyawan tidak dibebankan pembayaran premi sepeserpun.

“Lalu untuk inovasi, kita tidak pernah libur menciptakan kreativitas terutama perbaikan atas wahana-wahana yang ada. Kami ingin agar TKL tak hanya memberikan hiburan tamasya kepada pengunjung, tapi juga ada selipan edukasi di dalamnya,” tandasnya.

Edy kembali mencontohkan, ihwal edukasi di TKL salah satunya adalah keberadaan tanaman langka, wisata edukasi fauna, film 6 dimensi, dan lainnya. Ditambah lagi, pihaknya tengah membangun Kiddi Town yakni area bermain khusus bagi anak-anak (playgorund), Ufo, Car, dan wahana Jurang Koco Gunung Mujil.

Artikel Menarik Lainnya :  Resepsi dan Dine In Tetap Dilarang, Kota Magelang Masuk PPKM Level 4

“Kami targetkan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1440 H ini selesai dibangun, khususnya untuk Jurang Koco Gunung Mujil yang menjadi satu-satunya di Jawa Tengah. Konstruksi jembatan kaca kami datangkan langsung dari Cina,” paparnya.

Penghargaan TOP BUMD 2019 yang diraih TKL ini sekaligus menobatkan Walikota Magelang Sigit Widyonindito meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2019. Sebab selain TKL, Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kota Magelang juga menyabet penghargaan serupa.

Walikota Magelang Sigit Widyonindito sendiri mengaku bangga dengan torehan prestasi ini. Di sisi lain, penghargaan ini menjadi motivasi BUMD dan lembaga lainnya untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi.

“Terutama dalam pengelolaan keuangan perusahaan yang akuntabel dan transparan,” katanya. (wid)