Siswa SLB Ikuti UN

Siswa SLB Temanggung
SERIUS. Dua siswa SLB Temanggung serius mengerjakan soal ujian Senin, kemarin.

TEMANGGUNG – Ujian Nasional (UN), memang wajib diikuti oleh semua siswa yang sedang menempuh pendidikan. Tidak terkecuali bagi dua siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Temanggung yang juga mengikuti UN tahun 2019.

Tidak seperti siswa normal pada umumnya yang mengerjakakn soal UN dengan menggunakan komputer, secara manual puluhan siswa setara sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) SLB Negeri Temanggung mengikuti ujian dengan didampingi guru pengawas masing-masing, Senin (22/4).

“Selama melaksanakan dan mengerjakan soal pada UN ini, mereka didampingi oleh guru pembimbing mereka,” kata Ketua Panitia Ujian SLB N Temanggung Waluyo.

Disebutkan, pada tahun ajaran 2019 ini ada 36 siswa SLB N Temanggung yang mengikuti ujian. Rinciannya 30 siswa setara SD dan 6 siswa.

“Mereka mengikuti dan melaksanakan UN secara bergiliran,” terangnya.

Untuk ujian SD sendiri, lanjutnya, berlangsung mulai pukul 08.00-10.00 wib, sedangkan untuk SMP berlangsung mulai pukul 10.30-12.30 wib.

“Untuk ujian yang dilakukan di SLB ini memang UNKP (ujian nasional berbasis kertas dan pensil) karena untuk UNBK jelas tidak memungkinkan,” ucapnya.

Sedangkat untuk UNKP tingkat SMP, menurut Waluyo hanya ada 2 siwa yang memenuhi syarat sedangkan 4 siswa lainnya USBN (ujian sekolah berstandar nasional). Empat anak tersebut hanya mengikuti USBN karena tuna grahita, sedangkan dua siswa yang ikut UNKP hanya mengalami tuna rungu sehingga memenuhi setandar UNKP.

Diakui Waluyo, kesulitan itu pasti terjadi pada siswanya yang memang memiliki kebutuhan khusus. Maka dari itu para guru juga tetap selalu mendampingi.

“Untuk siswa yang mengalami tuna grahita memang harus didampingi, apalagi yang tuna netra, soal ujiannya pun harus di bacakan,” terangnya.

Meski demikian pihaknya berharap para siswa tetap dapat mengikuti ujian dengan lancar tanpa ada hambatan yang begitu berarti.

Artikel Menarik Lainnya :  SMK Negeri 3 Magelang Gelar IHT Kurikulum Merdeka Belajar

“Kami berharap anak-anak bisa tertib, tidak ada yang izin, bisa sampai KKM (kriteria ketuntasan minimal) yang ditentukan sehingga semua dapat lulus,” harapnya.

Sementara itu Laela Aprinda salah satu siswa yang mengikuti UNKP mengaku telah menyiapkan segalanya untuk dapat mengerjakan soal ujian dengan lancar.

“Sudah belajar, sudah latihan mengerjakan soal-soal tryout, mudah-mudahan lancar,” ucapnya.

Ia berharap, setelah lulus dari sekolah tersebut, bisa kembali mengeyam pendidikan yang lebih tinggi.

“Semoga lulus, saya pengen sekolah yang tinggi,” harapnya. (set)