Nyoblos, Walikota dan Keluarga Kompak Pakai Baju Putih

    Terlalu Besar, Surat Suara Susah Dilipat
    KOMPAK PUTIH. Walikota Magelang Sigit Widyonindito bersama anggota keluarganya menyalurkan hak pilih pada Pemilu 2019 di TPS 16 Kelurahan Kemirirejo, kemarin.

    MAGELANG TENGAH – Walikota Magelang Sigit Widyonindito meminta perbedaan pendapat dalam berdemokrasi adalah sebuah keniscayaan. Meski demikian, ia meminta kepada warganya agar tetap menjaga semangat persatuan dan kesatuan.

    ”Perbedan pilihan tidak masalah, wajar karena sudah komitmen semua. Nanti siapa yang terpilih harus didukung oleh semua. Diberi waktu, apabila dalam perjalanannya sesuai rel dan koridor ya didukung, kalau ada belok-beloknya kita ingatkan. Kalau kita tidak cocok, selalu berseberangan, kapan kita akan maju,” katanya.

    Sigit menyalurkan hak pilihnya di TPS 16 Kelurahan Kemirirejo, Magelang Tengah. Dia didampingi istri, Yetty Biakti Sigit Widyonindito, tiga anaknya, dan satu menantunya. Satu keluarga itu terlihat kompak mengenakan kemeja atau atasan berwarna putih.

    ”Pemilu merupakan momentum menggembirakan untuk menentukan pemimpin bangsa dan wakil rakyat. Oleh karena itu, saya harap masyarakat agar tidak golput. Gunakan sebaik-baiknya,” ucapnya.

    Menurutnya, perbedaan pilihan adalah hal wajar. Masyarakat semestinya mendukung siapapun nanti yang akan terpilih sebagai pemimpin bangsa ini. Sigit juga meminta masyarakat untuk memberi kesempatan pemimpin terpilih untuk bekerja merealisasikan janji serta visi misinya ketika kampanye.

    Usai mencoblos, Sigit bersama Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina, Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno beserta jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) dan tim desk Pemilu 2019 keliling meninjau sejumlah TPS.

    Ada tiga TPS yang ditinjau yakni TPS 07 Kelurahan Kramat Selatan, Kecamatan Magelang Utara; TPS 03 Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah; dan TPS 15 Kelurahan Tidar Selatan, Kecamatan Magelang Selatan.

    Sigit ingin memastikan pelaksanaan Pemilu serentak di Kota Magelang berjalan aman, lancar dan sesuai aturan.

    ”Saya ingin melihat langsung penyelenggaraan Pemilu apakah ada kendala, apa kesulitannya, kita lihat masing-masing kecamatan 1 TPS. Walaupun kemarin desk Pemilu sudah keliling,” ucapnya. (wid)