Susah Cari Kerja, Seorang Suami Nekat Bunuh Diri

    Susah Cari Kerja, Seorang Suami Nekat Bunuh Diri
    GANTUNG DIRI. Diduga karena depresi masalah ekonomi bapak dua anak nekat akhiri hidup gantung diri didapur.

    SALAMAN – Diduga karena depresi, bapak dua anak, Trubus Riski (36) yang beralamat di Dusun Dukuh Wetan RT 2/RW 3 Desa Sawangargo Kecamatan Salaman mengakhiri hidupnya dengan menggantung diri di dapur rumahnya, Selasa (9/4).

    Berdasarkan keterangan saksi, tetangga korban, Siti Fatimah mengetahui pertama kali saat ia masuk ke dapur korban.

    “Sekitar pukul 07.00 WIB  hendak berbelanja kepada istri korban yang bernama  Rohmah, saat masuk ke dapur saya sangat kaget melihat mas Trubus sudah menggantung. Sedangkan istrinya  tidak ada di rumah karena sedang belanja ke pasar,” terang Siti Fatimah.

    Melihat kejadian tersebut Siti Fatimah berteriak dan tetangga berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Salaman Magelang.

    Wakapolsek Salaman Polres Magelang Polda Jateng Iptu Sukamto, melaksanakan olah tempat kejadian perkara.

    “Kami bersama petugas medis mengevakuasi korban untuk dilakukan olah TKP dan pemeriksaan medis dari Puskesmas  Salaman. Setelah dicek oleh dr Evi Lusita dari Puskesmas Salaman 2 dinyatakan bahwa korban meninggal karena gantung diri dan tidak ada tanda tanda penganiayaan,” ungkap  Iptu Sukamto.

    Berdasarkan keterangan istri korban, Rohmah (32), diduga korban nekad mengahkiri hidupnya dengan gantung diri akibat tekanan ekonomi. Korban sendiri menganggur karena sulit mendapatkan pekerjaan.

    Setelah mendapat keterangan dari pihak kepolisian dan petugas medis jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sedangkan pihak keluarga bisa menerima apa yang terjadi merupakan musibah.(cha)