Jago Merah Lalap Dua Rumah

Jago Merah Lalap Dua Rumah
LUDES. Rumah milik warga di Dusun Pagergunung Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu ludes dilalap sijago merah, Minggu (7/4) dini hari.

TEMANGGUNG – Ganasnya jilatan Si Jago Merah kembali membuat warga Temanggung harus kehilangan tempat tinggal. Kali ini satu rumah di Dusun Pagergunung Desa Ngadimulyo Kecamatan Kedu ludes karena dilalap api pada Minggu (7/4) dini hari.

Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Gito Walngadi menyebutkan, kebakaran yang terjadi telah membuat rumah milik Sardi (56) mengalami kerusakan parah. Bagian atap rumah berubah menjadi abu.

Selain membakar atap rumah milik Sardi, lanjut Gito, besarnya api yang membakar rumah tersebut menyebabkan bagian atap dari dapur dan kandang milik Supari (58) juga terbakar, namun beruntung tidak sampai merembet ke bagian lainnya.

“Kebakaran ini terjadi pada dini hari, beruntung saat kebakaran terjadi kedua keluarga korban bisa menyelamatkan diri dari bencana ini,” terangnya.

Berdasarkan keterangna dari kedua korban tersebut, api mulai menyambar bagian dari rumah mereka sekitar pukul 02. WIB. Saat itu keluarga kedua korban memang sedang terpulas.

“Saat kebakaran terjadi memang keluarga kedua korban itu sedang tertidur, namun saat mengetahui dan tersadar ada api yang semakin membesar, mereka langsung menyelamatkan diri dan meminta bantuan warga,” terangnya.

Akibat kebarakan tersebut kedua korban ini menanggung kerugian hingga puluhan juta rupiah. Saat ini mereka harus mengungsi ke rumah sanak saudaranya, karena rumahnya sementara waktu tidak bisa ditempati.

“Warga langsung berusaha memadamkan api, dan kemudian mobil damkar datang membantu pemadaman, bagian atap rumah rusak parah dan sudah dibongkar langsung,” katanya.

Ia mengatakan, penyebab terjadinya kebakaran tersebut, untuk sementara ini karena konsleting arus listrik di rumah korban. Sebab saat kebakaran terjadi tidak ada aktivitas yang berhubungan dengan api.

“Saat kebakaran terjai semua sedang terlelap tidur, tidak ada aktivitas yang berhubungan dengan api, dugaan sementara penyebab kebakaran ini karena arus pendek,” terangnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah memberikan bantuan berupa kebutuhan logistik untuk gotongroyong dan pemenuhan kebutuhan keluarga korban, untuk bantuan berupa material bangunan belum bisa langsung diberikan.

“Kami akan berusaha, agar korban mendapatkan bantuan, sehingga rumah korban bisa segera diperbaiki dan  kembali ditempati,” katanya.(set)