Masyarakat Harus Lawan Money Politic

Masyarakat Harus Lawan Money Politic
DEKLARASI. Bersama masyarakat Dusun Pandean, Bawaslu Kabupaten Magelang deklarasikan tolak Politik Uang dalam Gebyar Kampung Anti Money Politic.

MERTOYUDAN – Warga Dusun Pandean Desa Deyangan Kecamatan Mertoyudan gelar Deklarasi Tolak Politik Uang dalam penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2019, Rabu (27/3), pada Gebyar Kampung Anti Money Politic.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Sholeh mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan masyarakat setempat yang mana telah sepakat sejak Pilkada 2018 untuk menolak politik uang.

“Dengan deklarasi ini menegaskan bahwa politik uang bisa dihindari dan dihilangkan. Hal tersebut sudah menjadi komitmen warga Dusun Pandean, dimana pada Pilkada 2018 sudah melaksanakannya dan ditambah deklarasi ini sebagai penegasan, menjaga dan merawat semangat gerakan anti politik uang dari masyarakat. Karena, melawan money politic harus dari masyarakat,” ucap Habib.

Menurut Habib, kegiatan tersebut merupakan ketiga kalinya yang dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Dimana sebelumnya telah terlaksana kegiatan serupa di Desa Sawangan Kecamatan Sawangan dan Desa Somoketro Kecamatan Salam.

Deklarasi dilakukan dengan memukul kentongan oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Magelang bersama-sama  masyarakat yang hadir serta Forkompincam Mertoyudan.

“Di Dusun Pandean Desa Deyangan ini merupakan kegiatan yang ketiga,” ungkap Habib.

Dalam Gebyar Kampung Anti Money Politic tersebut digelar berbagai kegiatan yang menarik, diantaranya adalah lomba mewarnai, pojok baca, aneka kuliner, pameran kendaraan antik, aksi hiburan Punokawan, serta pementasan tari tradisional dan modern.

Dalam kesempatan tersebut, Tokoh Masyarakat Dusun Pandean, Sudip Hartoso, mengatakan, kegiatan tersebut dikemas dalam wujud wisata demokrasi. Yaitu dengan mengkampanyekan anti politik uang dalam kemasan yang menarik dan menghibur.

“Selain Kampung Anti Money Politic, terdapat gagasan lain yang masih terdapat benang merahnya, yaitu Kampung Wisata Demokrasi.

Dengan konsep tersebut, diharapkan budaya demokrasi yang bersih dan jujur dapat menjadi inspirasi masyarakat untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan lebih baik,” papar Sudip.(cha)