Seorang Buruh Ditemukan Meninggal di Tanah Kosong

Seorang Buruh Ditemukan Meninggal di Tanah Kosong
EVAKUASI. Polisi dan tim medis dari Puskemas Magelang Utara mengevakuasi jasad Ahmad Priyono, yang ditemukan meninggal di pekarangan, Minggu lalu.

MAGELANG UTARA – Seorang buruh berusia muda, Ahmad Priyono alias Dedek (25) warga Kampung Karanglo RT 4 RW 1 Desa Glagah Ombo, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, ditemukan meninggal dunia, Minggu (17/3) lalu. Jasad pemuda tersebut ditemukan kali pertama oleh warga di pekarangan tanah kosong milik Basuki Widodo di Kampung Kalisari RT 4, RW 8, Kelurahan Wates, Magelang Utara Kota Magelang.

Kapolsek Magelang Utara, Kompol I Gede Suarti mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia oleh teman korban, Maming Suryanto (45) warga Karanglo RT 4/RW 1 Glagah Ombo Tegalrejo Kabupaten Magelang. Berdasarkan keterangan para saksi, sesaat sebelum meninggal korban terlihat sedang beristirahat usai melakukan pekerjaan membersihkan pekarangan kebun milik dr Basuki Widodo di Kampung Kalisari RT 4/RW 8, Kelurahan Wates, Magelang Utara Kota Magelang.

”Korban bersama saksi 1 (Maming) kurang lebih pukul 09.00 WIB berangkat dari rumah berboncengan dengan menggunakan sepeda motor untuk berkerja bersih-bersih rumput. Korban berangkat dalam kondisi sehat dan tidak mengeluh sakit,” kata I Gede, Senin (18/3).

Pada pukul 10.00 WIB, korban dan saksi seusai sampai lokasi langsung bekerja memotong rumput menggunakan sabit. Kemudian sekitar pukul 12.00 WIB, keduanya istirahat untuk makan siang.

Kemudian Maming, pergi membeli nasi bungkus untuk makan siang. Kurang lebih selama 15 menit, Maming kembali untuk menemui korban dan memberikan nasi bungkus.

”Namun sesampai di TKP, saksi melihat korban sudah tergeletak. Setelah didekati oleh saksi, korban sudah tidak bergerak. Saksi kemudian meminta tolong kepada warga sekitar dan langsung menghubungi Polres Magelang Kota dan Polsek Magelang Utara,” imbuhnya.

I Gede menyebutkan, hasil dari pemeriksaan dokter Pukesmas Magelang Utara, didapati tidak ada tanda tanda penganiayaan dan kekerasan. Korban, katanya, meninggal secara wajar.

Artikel Menarik Lainnya :  Resepsi dan Dine In Tetap Dilarang, Kota Magelang Masuk PPKM Level 4

”Setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban langsung di serahkan ke pihak keluarga. Mereka menerima kejadian tersebut dan langsung dimakamkan Kampung Karanglo Glagah Ombo. Dari keterangan keluarga, korban sejak satu minggu yang lalu sakit masuk angin dan flu,” ujarnya. (wid)