49 Proyek Pembangunan Diresmikan

    49 Proyek Pembangunan Diresmikan
    RESMIKAN. Bupati Purworejo Agus Bastian meresmikan 49 proyek pembangunan tahun 2016-2018 dengan simbolis penandatanganan prasasti masing-masing proyek di kawasan Tugu Clorot Alun-alun Purworejo, kemarin.  

    //Pasar Baledono dan Alun-alun Prestisius//

    PURWOREJO – Sebanyak 49 proyek pembangunan pada kurun waktu tahun 2016 sampai dengan 2018 diresmikan bertepatan dengan Hari Jadi ke-188 Kabupaten Purworejo, Rabu (27/2). Peresmian secara simbolis dengan penandatanganan prasasti masing-masing proyek dilakukan oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM di kawasan Tugu Clorot Alun-alun Purworejo.

    Dalam kesempatan itu, Bupati bersama Wakil Bupati Yuli Hastuti SH juga berkesempatan meluncurkan aplikasi pelayanan publik berbasis elektronik, meliputi E-pajak, E-retribusi, dan Digital Farming. Hadir Ketua DPRD Purworejo Luhur Pambudi Mulyono ST MM, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), para Kepala OPD, camat, serta kepala BUMN dan BUMD se-Kabupaten Purworejo.

    Drs Boedi Hardjono, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kabupaten Purworejo selaku ketua penyelenggara kegiatan peresmian, dalam laporannya menyebut bahwa proyek-proyek pembangunan tahun 2016-2018 yang diresmikan sebanyak 49 proyek dengan nilai total sebesar Rp272.407.668.743. Pada tahun 2016 meliputi 6 proyek dengan dana sebesar Rp18.000.932.000. Tahun 2017 meliputi 15 proyek dengan dana sebesar Rp183.223.817.000.

    “Tahun 2018 meliputi 28 proyek dengan dana sebesar Rp71.182.919.743,” sebutnya.

    Diketahui, beberapa dari 6 proyek pembangunan pada tahun 2016 antara lain pembangunan gedung BPBD, Gedung Depo Arsip, penggantian jembatan Loning kecamatan Gebang, dan pembangunan Jembatan Kalianyar Kutoarjo. Beberapa proyek besar pada tahun 2017 antara lain Penataan Alun-Alun Purworejo, Pembangunan Gedung Kantor BPPKAD Purworejo, Pembangunan Pasar Baledono Purworejo, dan pembangunan pasar di sejumlah kecamatan.

    Selanjutnya untuk tahun 2018, beberapa proyek besar di antaranya yakni Pembangunan Ruang Rawat Inap RSUD Dr Tjitrowardojo (3 lantai), Pembangunan Kantor Kas Bank Purworejo di Kecamatan Bagelen dan Pituruh, Landscape dan Kios Taman Kuliner, serta fasilitas MCK, Kuliner, dan  panggungmkesenian Jatimalang. Ada pula Penataan Segitiga Bagelen dan Segitiga Pendowo.

    Sementara itu, Bupati Agus Bastian menyatakan, proyek-proyek yang secara simbolis diresmikan merupakan bagian dari kegiatan yang didanai APBD Kabupaten Purworejo tahun 2016 senilai Rp18 miliar, tahun 2017 senilai Rp183,2 miliar, dan tahun 2018 senilai Rp70,3 miliar. Dua lokasi yang menjadi pusat kegiatan yakni Alun-alun Purworejo dan Pasar Baledono, merupakan dua proyek prestisius, sehingga diharapkan dapat menggambarkan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Purworejo.

    “Selain peresmian proyek-proyek hari juga dilaksanakan launching beberapa aplikasi terkait e-pajak dan e-retribusi, sebagai wujud kesiapan kita memasuki era digital. Relevan dengan hal itu, saya ucapkan terima kasih kepada Bank Jateng yang telah mensupport terwujudnya digitalisasi layanan publik tersebut,” ungkapnya.

    Terkait digital farming, Bupati menyebut aplikasi itu memang dirancang secara khusus untuk memudahkan para petani di Purworejo dalam mengakses informasi dan layanan digital, yang merupakan kerja sama Pemkab Purworejo dengan perusahaan Supertext dari Swedia.

    Bupati melanjutkan, masyarakat Purworejo layak bersyukur karena pelaksanaan kegiatan pembangunan dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Pihaknya pun memberikan apresiasi kepada perangkat daerah yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik dan tepat waktu.

    “Di sisi lain, saya minta kepada seluruh perangkat daerah untuk senantiasa melakukan introspeksi serta evaluasi baik kendala maupun kelemahan yang selama ini terjadi, sehingga bisa menjadi bahan perbaikan di masa-masa mendatang,” tandasnya. (top)