Tersengat Listrik, Satu Orang Tewas

    WONOSOBO– Perbaiki atap rumah, dua orang tersengat listrik, satu orang meninggal dunia. Sementara lainnya alami luka bakar. Peritiwa itu terjadi kemarin, di Desa Andongsili Kecamatan Mojotengah.

    “Dua orang tersengat listrik saat memperbaiki atap rumah warung makan di Dusun Andongsili, Desa Andongsili. Satu korban tewas dan satu korban mengalami luka bakar 20 persen,” ungkap Kapolsek Mojotengah AKP Widayatno kemarin.

    Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua korban tersebut diketahui bernama Mat Dowi (45) warga Dusun Krasak RT 02/01, Desa Krasak, Kecamatan Mojotengah dan Mantola Dusun Kalibening RT 03/03 Desa Krasak, Kecamatan Mojotengah.

    “Korban yang meninggal bernama Mat Dowi, korban sempat dibawa ke RSUD Wonosobo. Sementara satu korban selamat bernama Mantola, ia mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Wonosobo,” katanya.

    Lebih lanjut dikatakannya, kronologis kejadian berawal pada saat kedua korban bersama satu rekannya sedang memperbaiki atap rumah warung makan yang berada di lantai 2. Pada waktu itu, keduanya bekerja tepat di pinggir atap yang berjarak 1 meter dari kabel jaringan PLN. Sedangkan satu rekannya yang menjadi saksi dalam peritiwa itu, bekerja di bagian belakang.

    “Beberapa waktu kemudian, Slamet melihat korban bernama Mad Dowi terjengkang ke belakang dan menimpa kabel listrik yang berjarak satu meter. Karena jaraknya berdekatan, ia juga menendang korban bernama Mantola hingga terpental ke lantai dua, “ bebernya.

    Ia menambahkan, korban yang terpenntal dan menimpa kabel listrik tersebut tersengat hingga mengeluarkan asap. Melihat peristiwa tersebut, Slamet kemudian meminta pertolongan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Mendapat laporan tersebut, Polsek Mojotengah bersama Tim Identifikasi Polres Wonosobo dan petugas PLN Wonosobo langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

    “Setelah aliran listrik dipadamkan dan korban diturunkan, ternyata masih bernafas. Kemudian kedua korban dilarikan ke RSUD Setjonegoro Wonosobo, untuk mendapatkan pertolongan,” katanya.

    Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas kesehatan RSUD Wonosobo, korban bernama Mad Dowi mengalami luka bakar di sekujur tubuh hingga menghitam dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara korban bernama Mantola mengalami luka bakar sekitar 20 persen. Korban yang meninggal dunia kemudian di bawa pulang oleh pihak keluarga untuk di makamkan. Sementara korban yang mengalami luka bakar menjalani perawatan intensif di RSUD Setjonegoro Wonosobo. (gus)