Terduga Teroris Dibekuk Saat Ambil Mobil

    Ambil Mobil, Terduga Teroris DIbekuk
    TUNJUKAN. Affan menunjukkan jalan yang digunakan terduga teroris melarikan diri di lingkungan Geneng Kelurahan Kowangan Temanggung, kemarin.

    TEMANGGUNG – Penangkapan terduga teroris di lingkungan Geneng Kelurahan Kowangan Kecamatan/Kabupaten Temanggung Kamis ( 17/2) lalu, setelah terduga teroris itu akan mengambil mobil minibus warna hitam yang diparkirkan didekat depo pasir di wilayah tersebut.

    “Setelah melarikan diri, beberapa saat kemudian kira-kira lepas salat dzuhur orang itu kembali akan mengambil mobil miliknya yang sebelumnya ditinggalkannya di samping depo pasir,” terang Ahmad Farinur (21) alias Affan salah satu saksi mata yang bekerja di depo pasir tersebut Jumat (24/2) kemarin.

    Ia menuturkan, sebelum ditangkap oleh petugas kepolisian yang sedang melakukan razia kendaraan bermotor di lokasi tersebut, terduga teroris itu membawa mobil minibus warna hitam dari arah utara.

    “Dari arah perempatan trafficlight di Geneng itu, terduga teroris ini melaju kendaraanya cukup kencang. Karena ada razia kendaraan bermotor maka terduga teroris itu memarkirkan mobilnya didepan rumah samping depo pasir tempat saya bekerja,” ceritanya.

    Kemudian lanjutnya, terduga teroris itu langsung melarikan diri ke arah areal persawahan yang berlokasi di belakang depo pasir.

    “Saaat itu saya sedang mainan smartphone, tiba-tiba orang itu lari melewati depo pasir dan langsung melompat ke arah sawah,” ungkapnya.

    Senada juga disampaikan oleh Khairun Cahyadi (40) alias Irun saksi mata lainnya, saat melarikan diri terduga teroris itu mengenakan pakaian kotak-kotak hitam putih lengan panjang dan mengunakan celana pendet.

    “Suara lompatnya cukup keras, sampai-sampai saya dan Affan mendengar hentakan kaki dari terduga teroris itu,” ucapnya.

    Setelah melarikan diri, kemudian petugas kepolisian dari Polres Temanggung yang saat itu sedang mengelar razia kendaraan bermotor, langsung mendekati mobil milik terduga teroris tersebut. Kemudian petugas mencoba membuka paksa mobil tersebut.

    “Mungkin dikiranya dari pak Polisi orang itu hanya tidak membawa SIM atau surat-surat kendaraan lainnya, kemudian mobil dibuka paksa oleh Polisi dan kemudian Polisi menemukan dua pasang plat nomor kendaraan di mobil tersebut. Selain itu juga ditemukan barang lainnya, namun apa bentuk barang tersebut saya tidak tahu persis,” katanya.

    Saat itu katanya, razia kendaraan bermotor tetap dilakukan oleh petugas Polres Temanggung, saat petugas Polres Temanggung akan menghentikan razia kendaraan bermotor terduga teroris itu malah datang untuk mengambil kembali mobil miliknya.

    “Terduga teroris ini sudah berganti pakaian, kalau sebelumnya mengunakan lengan panjang saat akan mengambil kembali mobilnya terduga teroris ini sudah mengenakan kaos warna hitam lengan pendek dan mengenakan sarung,” terangnya.

    Menurutnya, saat akan kembali mengambil mobil tersebut, terduga teroris ini langsung ditangkap dan diamankan. Selain itu mobil milik terduga teroris ini langsung dibawa oleh petugas.

    “Kemungkinan besar terduga teroris ini mengira razia kendaraan sudah berakhir, tapi ternyata masih ada sekitar puluhan anggota Polisi dan saat akan mengambil mobil langsung ditangkap, saat mendatangi mobilnya yang mau diderek tersebut dia sempat berdialog dengan polisi kemudian dimasukkan ke mobil polisi,” tambahnya.(set)