BPBD Petakan Alat Transportasi

    //Bersiap Dini Jika Merapi Meletus//

    MUNGKID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang bersama seluruh SKPD terkait, laksanakan pemetaan apabila terjadi erupsi Merapi.

    Termasuk dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang sendiri juga telah melakukan pemetaan terkait alat transportasi yang akan digunakan untuk mengevakuasi warga saat terjadi erupsi.

    “Saat ini kami masih konsentrasi terkait kendaraan transportasi yang nantinya akan digunakan mengevakuasi warga untuk mengungsi ke penampungan sementara pada saat terjadi erupsi,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Djoko Tjahjono, pada saat rapat koordinasi menghadapi kemungkinan erupsi Gunung Merapi, di Ruang Pusdalops Kantor BPBD Kabupaten Magelang, Selasa (19/2).

    Kemudian yang bisadilakukan apabila terjadi erupsi Merapi dalam waktu yang dekat, lanjut Djoko, maka alat transportasi pertama yang akan kita gunakan adalah transportasi milik pemerintah Kabupaten Magelang, ataupun dari TNI, dan Polri.

    “Kami akan membuat surat kepada seluruh SKPD untuk memberikan data kendaraan yang bisa digunakan untuk mengevakuasi warga apabila terjadi erupsi,” kata Djoko.

    Sesuai pengalaman erupsi yang sudah-sudah, kendaraan yang ada di desa sering bingung apabila benar-benar terjadi erupsi. Maka pihaknya sudah berkoordinasi, bahwa yang akan mengevakuasi adalah kendaraan milik pemerintah.

    “Artinya kendaraan pemerintah yang plat merah itu bukan kendaraan jabatan. Kendaraan jabatan, hanya melekat pada Bupati dan Wakil Bupati saja. Artinya bisa digunakan ketika terjadi bencana yang luar biasa. Maka dari itu, apabila kami selaku sektor transportasi akan meminta kepada pimpinan SKPD untuk menyerahkan kendaraannya ya jangan menolak,” terang Djoko.

    Selain itu, pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang juga tengah mempersiapkan terkait rambu-rambu evakuasi dan jalur evakuasi.(cha)