Tujuh Kecamatan Langganan Puting Beliung

Tujuh Kecamatan Langganan Puting Beliung
PUTING BELIUNG. Atap rumah milik Sutomo rusak parah akibat puting beliung  

//Sudah Terjadi 15 Kali Bencana//

TEMANGGUNG – Tujuh kecamatan di Kabupaten Temanggung menjadi daerah langganan bencana puting beliung. Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat hingga saat ini tercatat sudah terjadi 15 kejadian puting beliung.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Temanggung Gito Walngadi menyatakan, dari 20 kecamatan yang ada di bawah administrasi Kabupaten Temanggung, tujuh kecamatan memang menjadi langanan puting beliung. Ketujuh kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Tlogomulyo, Tembarak, Kedu, Parakan, Temanggung, Wonoboyo dan Kecamatan Ngadirejo.

“Hampir setiap tahun di tujuh kecamatan ini selalu terjadi bencana puting beliung, meskipun hanya satu kejadian dalam setahun,” terangnya, kemarin.

Dikatakan, di tahun ini sudah ada lima belas kejadian puting beliung. Semua kejadian merata di enam kecamatan. Terakhir, kejadian angin puting beliung terjadi di Dusun Gopakan Desa Wonocoyo Kecamatan Wonoboyo. Angin puting beliung di desa tersebut menyebabkan atap rumah milik Sutomo (60) mengalami kerusakan yang cukup parah.

Bahkan akibat kejadian tersebut tiga orang mengalami luka ringan karena tertimpa benda yang terbawa angin.

Sedangkan bencana puting beliung di daerah lainnya tidak menyebabkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Bencana puting beliung, menurut Gito, sangat sulit diprediksi kapan terjadi. Meski demikian warga di Kabupaten Temanggung khususnya  di tujuh kecamatn rawan bencana angin puting beliung agar selalu waspada. Jika terjadi angin kencang segera menuju ke tempat yang lebih aman.

“Setiap bencana alam memang sangat sulit dipredikisi, namun demikian jika terjadi hujan disertai dengan angin kencang sebaiknya warga mengungsi ke tempat yang lebih aman,” pesannya.

Selain itu warga juga dianjurkan untuk melakukan upaya preventif, di antaranya dengan menembang ranting atau dahan pohon khususnya yang sudah lapuk serta mudah patah.

“Sebelum ambruk atau patah, sebaiknya pohon yang sudah lapuk atau usianya sudah tua sebaiknya ditebang atau rantingnya dikurangi,” pesannya lagi.

Sementara itu  untuk membantu korban bencana puting beliung, BPBD Temanggung akan mengusulkan bantuan bahan bangunan untuk  korban terdampak yang mengalami kerusakan berat. (set)