Eko Sutopo Dapat Hadiah Jalan-jalan ke Jepang

Eko Sutopo Juarai Kompetisi Jurnalistik Nasional
JUARA. Eko Sutopo (dua dari kiri) wartawan Magelang Ekspres mengunjungi Jepang sebagai hadiah JWC JNE 2018, kemarin.

Juarai Kompetisi Jurnalistik JNE 2018

PURWOREJO– Sederetan prestasi jurnalistik berhasil diraih oleh Eko Sutopo (32), wartawan Magelang Ekspres yang bertugas di Purworejo, dalam beberapa bulan terakhir. Salah satu yang cukup membanggakan yakni Juara 1 Kategori Feature Media Cetak dalam ajang bergengsi tingkat nasional Journalist Writing Competition (JWC) yang digelar oleh PT Tiki Jalur Nugraha Ekakurir atau JNE.

Atas prestasi itu, ia berkesempatan mengunjungi Negeri Sakura, Jepang, dengan uang saku senilai total Rp50 juta pada tanggal 21-25 Januari 2019. Keberangkatannya ke jepang dilakukan bersama satu pendamping dari JNE dan 3 orang pemenang lain dari kategori yang berbeda. Masing-masing yakni Baban Gandapurnama dari Detik Bandung, Truly Okto Hasudungan Purba dari Tribunnews Medan, dan Sukawati dari Ujungpandang Ekspres.

Seluruh pemenang juga mendapatkan piagam penghargaan yang diserahkan oleh President Director PT JNE, Mohamad Feriadi, di Jakarta. Penganugerahan yang dilakukan sebelum keberangkatan ke Jepang itu juga diisi dengan evaluasi dan materi penguatan penulisan oleh para dewan juri, antara lain Direktur Eksekutif Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS) Priyambodo RH, Vice President Marketing PT JNE Eri Palgunadi, dan Deputi Direktur PT Jurnalindo Aksara Grafika Asep Mh. Mulyana.

Dalam kesempatan itu, Mohamad Feriadi mengungkapkan bahwa JWC menjadi salah satu bentuk apresiasi JNE kepada media atas peran peran sertanya dalam mengenalkan program-program JNE serta mendorong perkembangannya. Dalam JWC 2018, tema besar yang diangkat yakni Peran Penyelenggara Logistik dalam Mendorong Perekonomian Lokal. Sesuai tema, lomba diharapkan juga dapat mengangkat para pelaku usaha lokal yang memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“JNE dikenal namanya dan program-programnya itu semua tidak lepas dari pemberitaan dan informasi media. Tanpa itu, JNE tidak akan sebesar ini. Tulisan-tulisan yang mengakat lokal hero dalam lomba tahun ini diharapkan juga akan semakin memotivasi para pelaku usaha di daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Eko Sutopo saat dikonfirmasi mengaku bersyukur atas prestasi yang diraihnya karena harus melalui persaingan ketat dalam kompetisi tersebut. Informasi yang diterimanya dari panitia, terdapat sekitar 302 karya jurnalistik se-Indonesia yang diterima panitia, mulai seleksi di tingkat regional hingga babak final.

Adapun dalam dua babak tersebut, Eko mengangkat kisah inspiratif seniman dan desainer batik yang telah sukses asal Kabupaten Purworejo yakni Jazid Bastomi.

“Saya bersyukur karena selain meraih juara juga bisa mengangkat sosok lokal hero asal Purworejo,” ujarnya, Senin (28/1).

Prestasi kali ini menjadi kebanggaan tersendiri baginya karena dapat membuktikan bahwa wartawan daerah pun dapat bersuara di tingkat nasional.

“Dalam kompetisi ini saya bisa belajar banyak dari karya-karya jurnalis dari berbagai daerah. Ini kian memotivasi untuk terus berkarya,” katanya.

Diketahui, juara 1 JWC melengkapi beberapa prestasi Eko Sutopo yang diraih pada akhir 2018. Berturut-turut, ia menyabet juara 3 Lomba Jurnalistik Investasi DPMPTSP Jawa Tengah dan juara 1 Lomba Penulisan Feature Pariwisata yang digelar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Tengah 2018. (luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here