Rem Blong, Truk Tabrak Tembok Pengamanan Pos Polisi

Rem Blong, Truk Tabrak Tembok
REM BLONG. Sebuah truk pengangkut alat berat alami rem blong dan tabarak tembok pengaman di Pos Polisi Kertek.

WONOSOBO– Kecelakaan mengerikan kembali terjadi di perempatan Pasar Kertek, Sabtu (26/1). Sebuah truk pengangkut alat berat alami rem blong dan menabrak tembok pengaman di Pos Polisi Kertek. Tidak ada korban meninggal dunia, sopir truk alami luka ringan.

Kapolsek Kertek AKP Sigit Prastyanto mengemukakan, kecelakaan tersebut merupakan kecelakaan tunggal. Truk dari arah Temanggung menuju Wonosobo diduga alami rem blong.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, sopir dan kernet alami luka ringan dan telah dibawa ke puskesmas terdekat,” ungkapnya .

Menurutnya, kendaraan yang mengalami kecelakaan KBM Mitsubishi FP415D Tractor Head No.Reg B-9061-QZ, an. Pt Sejahtera Transindo. Sedangkan sopir truk bernama Boediyono asal Kalimas Baru 1 GG 4/37 Rt.02 Rw.01 Surabaya.

Sementara itu, Kanit Laka Polres Wonosobo Ipda Nur Wahyu Wibowo mengemukakan kronologis peristiwa tersebut bermula truk Mitsubishi yang dikemudikan Boediyono berpenumpang Rudi Purnomo mengangkut alat berat berupa loder melaju dari arah Parakan Temanggung menuju Wonosobo.

Namun menjelang lokasi kejadian saat melewati jalan menurun panjang diduga rem tidak berfungsi. Truk tersebut berhenti setelah menabrak tembok pengaman kecelakaan yang berada di samping Pos Polisi Kertek.

“Kendaraan pengangkut loder berhenti setelah membentur benteng takhesi di samping Pos Polisi Pasar Kertek,” katanya

Terlihat dari video CCTV di Kantor Polisi Pasar Kertek arus lalu lintas sedang dalam keadaan sepi dan saat kendaraan pengangkut alat berat melewati turunan terlihat tidak ada kendaraan di depannya.

Hingga magrib tiba proses evakuasi masih dilakukan dengan pengamanan dari anggota kepolisian. Hujan mengguyur tak menyurutkan anggota kepolisian memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak terlalu maju. Selain untuk keselamatan juga agar tidak mengganggu arus lalu lintas. Untuk arus lalu lintas terlihat dilakukan buka tutup. Hal tersebut karena badan kendaraan menutup satu jalur. (gus)

Artikel Menarik Lainnya :  Resepsi dan Dine In Tetap Dilarang, Kota Magelang Masuk PPKM Level 4