Adipura Cambuk Pertahankan Lingkungan

Adi Pura Cambuk Pertahankan Lingkungan
ADI PURA. Bupati Temanggung Al Khadziq menerima penghargaan Adipura di Pendopo Pengayoman, kemarin.

TEMANGGUNG – Penghargaan Adipura menjadi idaman bagi setiap kabupaten/kota dalam mempertahankan lingkungannya. Namun demikian penghargaan Adipura menjadi cambuk bagi pemerintah dan masyarakat untuk mempertahankan dan meningkatkan kebersihan lingkungan.

Bupati Temanggung M Al Khadziq mengatakan, penghargaan Adipura ini setiap tahun memang selalu didapat oleh Temanggung. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat dan pemerintah sangat peduli dengan lingkungan.

Namun demikian, penghargaan Adipura ini menjadi penyemangat bagi masyarakat dan jajaran pemerintahan Temanggung dalam mempertahankan dan semakin meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini tugas kita bersama, bukan hanya pemerintah atau dinas tertentu saja. Lingkungan milik kita semua,” kata Bupati saat tasyakuran Adipura di Pendopo Pengayoman, kemarin.

Bupati M Al Khadziq menyatakan keberhasilan Pemkab Temanggung memperoleh penghargaan tropi Adipura pada tahun ini merupakan buah manis kerjakeras bersama masyarakat dalam menjaga lingkungan yang bersih, sehat dan indah.

Ia berharap masyarakat lebih terpacu untuk menata lingkungan dengan sebaik-baiknya, sehingga penghargaan Adipura bisa dipertahankan hingga pada tahun-tahun mendatang.

“Wajib dipertahankan, jika perlu kita harus bisa meningkat,” tukasnya.

Menurutnya, menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan harus dijadikan kebiasaan sehari-hari. Dengan demikian lingkungan bisa tertib, sehat, indah dan nyaman.

Bupati bertekad, pada tahun 2020 mendatang Temanggung bebas dari sampah plastik. Tekad ini harus dibarengi dengan keinginan masyarakat yang juga mengindam-idamkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Prasodjo menyampaikan, pihaknya terus berupaya melaksanakan program di sektor pengelolaan lingkungan yang teduh dan berkelanjutan. Program tersebut diantaranya diimplementasikan dengan melakukan gerakan menanam pohon, pengelolaan sampah serta sekolah adiwiyata.

“Setiap tahun kami selalu melakukan kegiatan yang bersentuhan dengan pelestarian alam, kami mengandeng masyarakat, komunitas, kelompok tani dan lapisan masyarakat lainnya,” katanya.(set)

Artikel Menarik Lainnya :  Resepsi dan Dine In Tetap Dilarang, Kota Magelang Masuk PPKM Level 4