180 Relawan Ikuti Latihan Gabungan Penanggulangan Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo menggelar latihan gabungan (Latgab) untuk 180 relawan siaga bencana, mulai Selasa (26/10/).
LATGAB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo menggelar latihan gabungan (Latgab) untuk 180 relawan siaga bencana, mulai Selasa (26/10/).

WONOSOBO, MAGELANGEKSPRES.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo menggelar latihan gabungan (Latgab) untuk 180 relawan siaga bencana, mulai Selasa (26/10/). Latihan gabungan yang dipusatkan di lapangan Watu Gong Kalierang tersebut, sekaligus menjadi media konsolidasi bagi para relawan se-Kabupaten Wonosobo. Hal ini dalam upaya mengantisipasi potensi-potensi kejadian kebencanaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Kabupaten Wonosobo ini menjadi salah satu daerah yang secara topografi maupun geografis dipetakan sebagai kawasan rawan bencana di Jawa Tengah, dan memiliki variasi bencana cukup beragam, mulai dari tanah longsor, tanah bergerak, anging puting beliung, sampai bencana kebakaran dan banjir,” terang Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo, Bambang Triyono ketika ditemui di sela pembukaan Latgab.

Melalui latihan gabungan yang diikuti para relawan dari seluruh wilayah di Kabupaten Wonosobo, Bambang menyebut pihaknya berupaya menyatukan kekuatan dalam rangka menyiapkan potensi-potensi pencegahan hingga penanggulangan bencana.

“Materi-materi dalam latihan gabungan ini sudah komprehensif dan diberikan secara simultan kepada para peserta, mulai dari yang sifatnya teoritis sampai pada materi praktik di lapangan dan disampaikan oleh para instruktur berpengalaman,” ujarnya.

Selama 3 x 24 jam bersama, para relawan juga diimbau Bambang untuk menguatkan jalinan komunikasi sehingga ketika nantinya dibutuhkan kerjasama dalam penanganan dan penanggulangan bencana, sudah lebih solid dan sinergis. Namun meski secara kegiatan, latihan gabungan membutuhkan komunikasi intensif, Bambang juga mewanti-wanti setiap peserta untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan covid-19.

“Seluruh peserta juga telah menjalani tes swab antigen dan dipastikan negatif covid-19, senantiasa mengenakan masker, serta dalam kondisi sehat selama menjalani latgab,” tandasnya.

Sebelum digelarnya latgab, Bambang juga menyebut para relawan bencana di sejumlah wilayah di Kabupaten Wonosobo telah menjalani latihan dasar kebencanaan. Dalam latihan dasar, Bambang menegaskan setiap relawan dibekali dengan pengetahuan dasar pencegahan dan penanggulangan hingga penanganan bencana dengan menyesuaikan pada potensi-potensi kejadian bencana lokal.

Artikel Menarik Lainnya :  Amuk Si Jago Merah, Satu Rumah Ludes Jadi Arang

“Seperti di wilayah Wadaslintang contohnya, relawan diberikan materi pelatihan tentang antisipasi bencana tanah longsor  dan angin ribut, sampai pada teknik penyelamatan korban tenggelam di waduk, karena variasi kebencanaan di wilayah tersebut seperti itu,” pungkasnya. (gus)