18 Tersangka Kasus Suap Bupati Probolinggo Dipindah ke Surabaya

18 Tersangka Kasus Suap Bupati Probolinggo Dipindah ke Surabaya

JAKARTA,MAGELANGEKSPRES.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memindahkan penahanan 18 tersangka kasus dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo Tahun 2021 dari Jakarta ke Surabaya.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, tujuan pemindahan penahanan karena berkas perkara ke-18 tersangka akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

“Tim jaksa KPK melakukan pemindahan penahanan para Terdakwa Samsudin dkk dalam rangka persiapan untuk melimpahkan berkas perkaranya ke Pengadilan Tipikor Surabaya,” kata Ali Fikri dalam keterangannya, Senin (8/11).

Sebanyak 18 tersangka itu diangkut KPK menggunakan satu unit bus. Waktu pemberangkatan dari Jakarta sekitar pukul 21.00 WIB dan tiba di Surabaya sekitar pukul 07.00 WIB.

“Selama proses perjalanan dilakukan pengawalan ketat oleh petugas pengawal tahanan KPK bersama dengan aparat kepolisian,” kata Ali.

Sebanyak 14 tahanan yang terdiri atas nama Sumarto, Maliha, Sugito, Ali Wafa, Mawardi, Mashudi, Ko’im, Abdul Wafi, Masruhen, M. Bambang, Ahmad Saifulloh, Nurul Hadi, Jaelani, dan Uhar dititipkan di Rutan Kejaksaan Tinggi Surabaya.

Sedangkan, empat tahanan lainnya atas nama Samsudin, Hasan, Nurul Huda, dan Sahir dititipkan di Rutan Medaeng.

Di sisi lain, KPK telah melimpahkan berkas perkara dan surat dakwaan atas nama Sumarto ke Pengadilan Tipikor Surabaya.

Penyuap Bupati nonaktif Probolinggo Puput Tantriana Sari itu bakal segera diadili dalam kasus dugaan suap seleksi jabatan di Pemkab Probolinggo 2021.

“Selanjutnya Tim JPU menunggu penetapan penunjukkan majelis hakim dan penetapan hari sidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, (8/11).

Seiring dengan pelimpahan itu, penahanan Sumarto kini telah beralih menjadi kewenangan Pengadilan Tipikor Surabaya.

Artikel Menarik Lainnya :  Menpora Amali Puji Penerapan Prokes Ketat pada Pelaksanaan Elite Race Borobudur Marathon 2021

“Terdakwa didakwa dengan dakwaan pertama Pasal 5 ayat (1) UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP atau kedua Pasal 13 UU Tipkor Jo Pasal 55 ayat (1) ke I KUHP,” ucap Ali. (fin)