16 Pasien Jalani Operasi Katarak Gratis Sambut Hari Jadi ke-1116 Kota Magelang

AKSI SOSIAL. Para dokter spesialis, menggelar bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat secara umum di Ruang OK RSUD Tidar, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1116 Kota Magelang.(foto : dok/magelang ekspres)
AKSI SOSIAL. Para dokter spesialis, menggelar bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat secara umum di Ruang OK RSUD Tidar, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-1116 Kota Magelang.(foto : dok/magelang ekspres)

KOTA MAGELANG, MAGELANGEKSPRES.COM – Para dokter spesialis perawatan mata (Oftalmologis) Kota Magelang menggelar bakti sosial operasi katarak bagi masyarakat secara umum, Minggu (20/3) lalu. Aksi ini tidak memandang status kepemilikan jaminan kesehatan. Artinya, semua masyarakat bisa mendapat layanan gratis tersebut.

Aksi sosial ini dalam rangkaian memperingati Hari Jadi ke-1116 Kota Magelang. Sebanyak 16 pasien penderita katarak mengikuti kegiatan di Ruang OK RSUD Tidar tersebut.

Ketua Panitia Kegiatan dr Dwidjo Pratiknjo mengatakan, tujuan bakti sosial ini adalah untuk mengurangi angka kebutaan akibat katarak di wilayah Kota Magelang dan sekitarnya.

Sebagai informasi, sebesar 77,7 persen kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak atau kekeruhan lensa mata. Katarak merupakan proses degeneratif yang sangat dipengaruhi umur. Adapun prevalensi kebutaan akibat katarak pada penduduk umur 50 tahun ke atas di Indonesia sebesar 1,9 persen.

Dwidjo menyebut, kebutaan akibat katarak merupakan kebutaan yang dapat disembuhkan melalui operasi. Namun besarnya proporsi kebutaan akibat katarak menunjukkan masih banyaknya penderita katarak yang belum dioperasi.

Kemudian, keterbatasan biaya karena sosial ekonomi yang rendah seringkali menjadi kendala bagi masyarakat untuk berobat dalam menanggulangi masalah gangguan penglihatan yang dialami.

”Oleh karena itu, sasaran pasien bakti sosial operasi katarak ini adalah warga Kota Magelang, dan yang tidak memiliki BPJS maupun asuransi lainnya,” ujar Dwidjo.

Bakti sosial dilaksanakan dengan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 mulai dari tahap seleksi pemeriksaan pasien, pelaksanaan operasi katarak hingga evaluasi pasien.

Walikota Magelang dr Muchamad Nur Aziz memberikan apresiasi kepada segenap partisipan, donatur, instansi, dan para panitia yang sukarela bekerja guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan penglihatan yang baik.

”Terima kasih kepada para dokter, tenaga medis, sukarelawan, yang menggelar kegiatan ini dengan sukses dan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya pada masyarakat, utamanya bagi para penderita katarak,” katanya. (wid)