Beredar Surat Permohonan Sponsor ke Karaoke

    0
    45

    WONOSOBO- Pascaputusan Pengadilan Negeri terkait penolakan gugatan dari Aspara, nampaknya persoalan kedua belah pihak belum selesai. Selain banding, beredar surat permintaan sponsor untuk pembuatan buku Wonosobo The Soul of Java kepada pengusaha karaoke. Surat tersebut dituding berseberangan dengan semangat  dan komitmen bupati menutup tempat karaoke tidak berizin di Wonosobo.

    Surat bernomor 48.13/032/2019  bersifat segera  tentang penerbitan buku Wonosobo The Soul of Java, tertanggal 13 Maret 2019. Ditujukan kepada pimpinan Qween 99 karaoke. Isinya memberikan penawaran untuk menjadi sponsor pembuatan buku. Surat tersebut  ditandantangani oleh Bupati Wonosobo dan berstempel.

    Berkaitan dengan hal tersebut,  Pj Sekda M Zuhri mengaku belum mengetahui perihal surat permohonan sponsor pembuatan buku tersebut kepada pengusaha karaoke. Dirinya mengaku akan melakukan penelusuran terlbih dahulu, asal surat tersebut.

    “Tadi kami sudah bertemu dengan bupati, beliau mengaku tidak mengeluarkan surat itu. Kita telusuri dulu surat itu dari mana, apakah benar dari pemkab atau tidak, nanti kita jelaskan melalui konperensi pers,” ungkapnya.

    Menurutnya,  program pembuatan buku itu ada di Bappeda Wonosobo dan juga Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo, OPD terkait akan diklarifikasi terlebih dahulu, sehingga menjadi terang .

    “Akan kita klarifikasi dulu, ini program dari OPD yang mana,” katanya.

    Kepala Disparbud Wonosobo, One Andang Wardoyo mengaku tidak mengetahui soal pembuatan buku The Soul of Java, sejak beredarnya surat tersebut dan ramai  dibicarakan di media sosial, pihaknya sudah melakukan  klarifikasi kepada seluruh bawahnnya di lingkungan kantor yang ia pimpin.

    “Kami memang ada program pembuatan buku dan sudah jadi, tapi yang itu kami tidak tahu. Saya sudah saya cek ke anak buah, juga ngak ada,” bebernya.

    Kepala Kominfo Wonosobo Eko Suryantoro mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui dan tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. Menurutnya memang ada pihak dari swasta  yang pernah melakukan penawaran terkait pembuatan buku potensi dan investasi  Wonosobo. Semua biaya cetak dan distribusi dari mereka.

    “Kita sedang memastikan, surat itu dari mana. Bisa jadi itu pemalsuan,” ujarnya

    Terpisah, Kuasa Hukum Asparaw  Yosep Parera saat dikonfirmasi membenarkan adanya surat permohonan dari pemkab  meminta sponsor pembuatan buku Wonosobo The Soul of Java kepada para pengusaha karaoke yang tergabung di Asparaw. Menurutnya surat penawaran itu sudah masuk kepada 6 pengusaha karaoke.

    “Ya ada,  kami sudah kantongi buktinya. Surat resmi dari pemkab, ada tanda tangan dan stempel bupati. Itu kan menunjukkan bupati sejatinya mengakui keberadaan kita,” katanya. (gus)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here