Ujian Online, Siswa Sulit Nyontek

0
150
USBN SMK Muh Gunakan Smartphone
SMARTPHONE. Siswa kelas XII SMK Muhammadiyah Kota Magelang mengerjakan soal USBN secara daring, dengan menggunakan smartphone Android, kemarin.

//USBN SMK Muh Gunakan Smartphone//

MAGELANG TENGAH – SMK Muhammadiyah Kota Magelang, melakukan langkah spektakuler dalam pelaksanaan ujian nasional berstandar nasional (USBN). Para peserta USBN yang merupakan siswa kelas XII sekolah tersebut menggunakan smartphone Android.

Sebanyak 143 siswa peserta USBN di sekolah itu. Namun tak semua peserta memiliki smartphone mandiri. Ada 8 anak di antaranya terpaksa mengerjakan di ruang laboratorium komputer.

Guru Produktif Multi Media, Retno Putranti mengatakan, untuk pertama siswa mengakses akses poin di ruang kelas masing-masing. Setelah terkoneksi mereka kemudian membuka aplikasi browsing google chrome.

”Setelah masuk google chrome kemudian menuliskan nomor IP server di search engine. Kemudian siswa menulis user name dan password,” katanya saat ditemui di sela-sela pelaksanaan USBN di SMK Muhammadiyah Kota Magelang, Selasa (9/4).

Untuk USBN, kata dia, telah dilangsungkan sejak tanggal 29 Maret sampai 10 April 2019 dibagi dua sesi. Sesi pertama pukul 07.30-09.30 WIB dan sesi kedua 10.00-12.00 WIB. Setelah berhasil login, siswa bisa langsung membaca soal dan mengerjakannya.

Kepala SMK Muhammadiyah Kota Magelang Atiningsih mengatakan, USBN daring menggunakan Android baru pertama kali ini dipraktikkan. Ia menilai jika ujian menggunakan Android maka kejujuran anak bisa dipantau.

”Untuk kejujuran anak dengan tes menggunakan Android bisa dipantau dari situ karena soal diacak. Berikutnya, kita tidak menggunakan kertas jadi mengurangi polusi sampah dan menghemat biaya juga,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk siswa yang tidak memiliki smartphone Android, pihak sekolah memfasilitasi mereka mengerjakan di ruang Laboratorium Komputer.

Peserta USBN, Devita Indah Puspitasari mengaku tes menggunakan Android menekankan soal kejujuran. ”Kalau pakai kertas bisa contekan antar teman. Ini nggak bisa karena soal diajak dan beda juga,” tutur siswa jurusan Akutansi dan Keuangan itu. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here