Surat Suara Dicoblos, Hoaks

0
41
Surat Suara Dicoblos, Hoaks
USUT HOAX. Ketua KPU Arief Budiman di depan kantor Bawaslu, Jakarta, Kamis (3/1). Arief Budiman sesaat sebelum bergerak ke Bareskrim untuk melaporkan kasus kontainer berisi surat suara.

KPK : Waspada Trik Politik Pilpres 2019

JAKARTA – Memasuki awal tahun 2019, isu menjelang pemilihan presiden (Pilpres) mulai memanas. Hal tersebut dibuktikan munculnya isu terhangat soal adanya kabar hoaks terkait tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos pada angka 01 dimana pasangan tersebut adalah Jokowi dan Maruf Amin.

Merespon hal tersebut, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) , Mahfud MD mengatakan dalam situasi seperti saat ini ada baiknya kedua pasangan calon untuk tetap berkepala dingin menanggapi kabar hoaks tersebut.

Lanjut, Mahfud menilai informasi tidak benar atau hoaks terkait tujuh kontainer yang berisi surat suara yang telah dicoblos salah satu pasangan, merupakan metode trik politik baru yang memanfaatkan momentum jelang pemilu agar ada pihak yang diuntungkan.

” Agak aneh rasanya mendengar ada tujuh kontainer yang berisi surat suara yang telah di coblos. Dimana KPU hingga saat ini belum mencetak surat suara. Seharusnya hal seperti ini harus di waspadai,” ujar Mahfud dalam keterangan tertulisnya yang diterima Fajar Indonesia Network di Jakarta, Kamis (3/1).

Dirinya berharap aparat hukum terkait dapat segera menindaklanjuti permasalahan ini agar tidak memperkeruh suasana kontestasi 2019 yang akan digelar pemilihannya sebentar lagi.

“Polri harus segera bertindak melakukan penyelidikan siapa dalangnya karena ini sangat berbahaya berpotensi memperkeruh Pemilu nanti,” pungkasnya.

Halalkan Segala Cara

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai pengusung pasangan calon nomor urut 01 turut bereaksi keras akan hoaks tersebut.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hasto Kristiyanto menilai bahwa Pernyataan Andi Areif soal cuitanya di Twitter yang meresahkan perpolitikan sangatlah provokatif, mencerminkan kekerdilan jiwa, mentalprejudice, dan sangat berbahaya.

Hasto menilai, apa yang disampaikan oleh Andi adalah bentuk skenario yang sama sekali tidak beradab dan menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan politik.

“Kami berharap agar apa yang dilakukan oleh Andi Arief yang mencoreng keadaban politik di awal tahun, agar tidak terjadi lagi,” tegas Hasto di DPP PDIP, Jakarta.

Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) ini pun menambahkan pihaknya tidak mau berlama-lama mengikuti isu tersebut, Ia mengajak kepada seluruh peserta politik untuk wajib menjaga suasana yang kondusif jelang Pemilu

“Mari kita menjaga disiplin seluruh anggota dan kader serta masyarakat agar tidak menciptakan kegaduhan yang merusak energi persatuan bangsa,” imbuh Hasto. (fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here