Sensasi Foto di Prahu Pandang

0
100
Sensasi Foto di Prahu Pandang
MENARIK. Spot selfie baru berbentuk kapal di Wisata Alam Seroja sambut wisatawan di libur Natal-Tahun baru 2019.

DUA tahun lebih sejak pertama kali dibuka, wisata alam bukit Seroja menjadi salah satu obyek wisata di kawasan telaga menjer yang makin popular baik untuk wisatawan lokal maupun luar daerah.  Bukit Seroja terletak di desa Tlogo, Kecamatan Garung menawarkan keindahan pemandangan dan landscape Telaga Menjer dari sisi lain. Dari puncaknya wisatawan bisa melihat bentuk unik telaga menjer yang mirip dengan bentuk hati atau cinta. Selain keindahan alamnya, akses yang mudah dijangkau dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh membuat obyek wisata tersebut jadi idola bagi wisatawan yang tidak punya keahlian mendaki atau enggan berlelah-lelah selama perjalanan.“Untuk sekarang motor dan mobil sudah bisa sampai lokasi parkir atas. Jarak tempuh dengan motor hanya 5 menit sedangkan mobil 10 menit. Kalau jalan kaki sekitar kurang dari 30 menit. Di bawah juga ada ojek yang bisa mengantar sampai ke atas,” tutur Direktur Bumdes desa Tlogo yang mengelola Seroja, Ihsan.

Dari puncak Seroja, pengunjung juga bisa menikmati deretan perbukitan dan pemandangan pegunungan dari Gunung Sindoro dan gunung lainnya di bagian timur bukit. Pemandangan matahari terbit di Seroja juga menjadi daya tarik tersendiri dan untuk pengunjung yang ingin menikmati sunrise juga bisa mendirikan tenda atau camping di area yang sudah disediakan.

Hingga saat ini, ada 13 spot selfie yang bisa dicoba para pengunjung. Mulai dari yang  berbentuk bintang, berbagai tulisan menarik, gambar hati, jembatan gantung, hingga yang patung berbentuk singa Seba dan salah satu yang terbaru yakni kapal yang tengah jadi incaran para wisatawan. Kapal ini sendiri dikerjakan oleh tenaga lokal selama kurang lebih 3 bulan. Bahkan beberapa mengira kapal tersebut terinspirasi dari kapal Titanic. “Pembuatan kapal ini terinspirasi oleh kisah Nabi Nuh dan bahteranya, dan kami coba kreasikan di bukit Seroja ini dan kami namakan Prahu Pandang Seroja. Biasanya hanya kreasi seperti gardu pandang, kalau yang ada di Seroja kita sengja desain berbeda dan unik karena berbentuk perahu,”ungkap Ihsan.

Dengan penambahan spot selfie tersebut, Ihsan berharap bisa menjadi daya tarik baru yang membuat wisatawan penasaran sehingga menambah pendapatan bagi desa. Sebagai catatan, wisata alam Seroja ersebut sepenuhnya dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Tlogo.“Untuk wisata, kami buka dari jam 7 pagi sampai 5 sore. Sedangkan untuk camp dari jam 5 sore sampai 7 pagi. Jadi, bisa dikatakan Seroja buka 24 jam, dan ada yang piket setiap waktu. Liburan Natal dan tahun baru ini pun kami buka terus,” pungkasnya.

Jarak lokasi yang hanya sekitar 20 menit dari pusat kota Wonosobo, pengunjung bisa langsung menuju komplek telaga menjer dan menuju ke Alam Seroja dengan membayar tiket masuk sebesar Rp5.000. Kuliner khas yang harus dicoba disana antara lain nasi jagung, sayur dan teri Telaga Menjer. Menurut Ariyo, salah satu pengunjung asal Semarang, sensasi melihat telaga Menjer dari ketingian puncak Seroja menjadi pengalaman tak terlupakan. Bahkan selama beberapa kali ke Wonosobo baru kali ini dirinya mencoba menjelajah puncak Seroja.“Saya mencoba berjalan ke atas sampai puncak dan rasanya tak terlupakan, apalagi pemandangannya sangat bagus, beda dengan di bawah. Kami serombongan sengaja dating sebelum momen tahun baru karena pastinya ramai sekali besok saat tanggal 31 hingga 1 Januari,” tutur Ariyo kemarin. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here