Menuju Satu Dekade DCF, Cegah Penipuan Tiket

0
22
Menuju Satu Dekade DCF
PUNCAK. Salah satu prosesi acara puncak di Dieng Culture Festival yang dihelat oleh panitia dari berbagai elemen masyarakat Dieng,

WONOSOBO – Even tahunan Dieng Culture Festival (DCF) yang selalu dihelat di Kawasan Wisata Dieng menjadi salah satu Top 100 Calendar of Event Wonderful Indonesia. Gelaran itu tak lama lagi akan kembali diadakan.

Di even akbar yang kerap memacetkan jalan Dieng itu, berbagai pertunjukan musik, jazz, kesenian, pesta lampion, kembang api, aksi dieng bersih, hingga puncak rangkaian ritual cukur rambut anak gembel menjadi daya tarik wisata yang menyedot puluhan ribu wisatawan.

Di 2019 ini, DCF genap menginjak satu decade. Menurut salah satu panitia, Aprilianto akan ada beberapa acara tambahan, sebelumnya tidak masuk ke rangkaian acara.

“Satu dekade DCF tepat di tahun 2019 ini, dengan tema “Inspiration of Culture”. Tema setiap tahun berbeda, tapi harapan kami, dengan tema kali ini, DCF dan semua unsur yang ada di dalamnya, bisa mengispirasi banyak manusia, sesuai konsep awal kami yakni memanusiakan manusia. Dan kali ini tema yang kita ambil adalah inspirasi budaya,” ungkap pemuda Dieng yang akrab disapa Ape itu kemarin (5/4).

Salah satu keunikan DCF ialah pemberdayaan masyarakat lokal sebagai misi dasar pembentukan acara tersebut. DCF digagas kelompok sadar wisata dengan melibatkan masyarakat dan organisasi terkait. Hingga kini banyak yang beranggapan DCF dihelat oleh EO atau agensi tertentu.

“Banyak yang beranggapan acara kita ini menggunakan jasa EO di luar atau semacamnya, padahal DCF dari awal hingga sekarang dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat, bukan EO,” tutur Ape.

Terlebih menurut Ape, pembelian tiket untuk DCF 2019 ini belum resmi dibuka dan pihak panitia sedang menyiapkan sistem pembelian. Bahkan demi kenyamanan pembeli dan menghindari penipuan, pihaknya sedang menyiapkan sistem yang lebih baik.

“Termasuk untuk biro nanti akan ada tanda bukti khusus yang bisa disampaikan ke klien mereka bahwa biro tersebut secara resmi telah mendapat tiket dari kami,” tambahnya.

Untuk harga tiket, Ape menyebut masih dalam tahap pembahasan, mengingat ada beberapa hal yang harus dipastikan. Jenis tiket juga akan diganti dari yang sebelumnya hanya berupa id pass, tahun ini akan diganti agar lebih terpadu dan lebih murah. Acara yang rencananya dihelat pada 2-4 Agustus mendatang itu rencanaya akan menyediakan sejumlah 5.000 tiket dan akan mulai dijual di bulan April ini termasuk paket wisata lainnya.

“Calon pembeli agar lebih hati-hati terutama kepada biro yang menyediakan jasa open trip DCF, agar tidak menjadi korban penipuan. Info resmi akan kami update setiap hari di instagram kami @festivaldieng dan di website resmi festivaldieng.com . Jangan mudah terpancing berita hoax terkait pembelian tiket,”  pungkas Ape. (win)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here