Jogging, Bambang Ditemukan Meninggal di Selokan

0
222
Jogging, Bambang Ditemukan Meninggal di Selokan
EVAKUASI. Petugas kepolisian dari Polres Magelang Kota dan Polsek Magelang Tengah, saat mengevakuasi jasad Bambang, yang ditemukan di selokan Kali Kota, samping Kantor PDAM Kota Magelang, kemarin.

MAGELANG TENGAH – Warga Kampung Botton, Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah digegerkan dengan sesosok mayat tergeletak di selokan samping Kantor PDAM Kota Magelang, Jalan Veteran, Senin (10/6). Jasad ditemukan dalam kondisi tengkurap di selokan tersebut.

Polisi yang dilapori warga langsung mendatangi tempat kejadian peristiwa (TKP). Diduga, korban yang tengah jogging pagi itu terpeleset jatuh ke selokan hingga meninggal dunia sekitar pukul 09.15 WIB.

Korban diketahui bernama Bambang Mulyono (66) warga Jalan Ahmad Yani, Kota Magelang. Korban pertama kali tidak sengaja ditemukan petugas bersih sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang, Surandi (65). Sedari pagi ia membersihkan saluran irigasi yang penuh sampah.

Seperti biasa, ia bertugas membuka pintu irigasi yang mengalir hingga Nepak, Bulurejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Baru dua kali memutar keran, dirinya melihat sebuah benda mirip kepala yang menyembul di antara sampah.

”Saya melihat ada benda aneh di selokan. Lalu saya dekati, ternyata makin aneh lagi, seperti ular raksasa,” kata Surandi.

Surandi waktu itu langsung menghampiri temannya, Suparman untuk melaporkan apa yang baru saja dilihat. Lantaran kaget, ia spontan tidak bisa bicara dan tangannya berulang kali menunjuk ke arah selokan.

Ketika di dekati, semula Suparman mengira benda tersebut adalah ular. Untuk memastikan rasa penasaran, ia memberanikan mencebur ke selokan. Ia heran bukan main karena ketika ditarik benda tersebut adalah mayat.

”Saya langsung naik dan lari melaporkan penemuan mayat di Mako 2 Polres Magelang Kota,” ucap warga Depok, Candisari, Secang itu.

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi melalui Kasat Reskrim AKP Rinto Sutopo membenarkan penemuan mayat tersebut. Ia menegaskan, hasil INAFIS dan autopsi RSUD Tidar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

”Korban diduga sudah meninggal empat jam dari waktu penemuan. Tidak ditemukan ada luka lebam,” kata Rinto.

Rinto menjelaskan, dari penuturan anak korban, Bambang seperti biasa selalu melakukan jogging atau lari kecil di kawasan Jogging Track Kalikuto Magelang. Hal ini dibuktikan dengan temuan barang bukti setelan kaus warna putih, jaket parasut hitam dengan celana training.

”Kami sempat kesulitan mencari identitas korban karena tidak ada tanda pengenal yang dibawa korban. Hanya ada sebuah kunci mobil di saku celana,” katanya.

Berkat pemeriksaan sidik jari, identitas korban baru diketahui dan kepolisan langsung menghubungi pihak keluarga. Sedang mobil yang terparkir di kawasan Rindam diakui milik korban.

Pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Polisi belum bisa memastikan apakah korban sempat mengalami kasus kriminal sebelumnya atau tidak, seperti yang dicatatkan di media sosial (medsos). (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here