Durian Unggul 9 Kecamatan Diadu Rasa

0
38
Durian Unggul 9 Kecamatan Diadu Rasa
PENILAIAN. Dewan juri melakukan penilaian dalam Lomba Durian Unggul 2019 yang digelar oleh DPPKP Purworejo di kantor setempat, kemarin.

//Kecamatan Bruno Borong Juara//

PURWOREJO– Festival dan Lomba Durian Unggul Purworejo 2019 yang digelar oleh Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo di halaman kantor setempat menyedot perhatian masyarakat, Rabu (20/2). Berbagai jenis durian dari berbagai desa di 9 kecamatan ditampilkan dan diadu rasa serta kualitasnya.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM. Dalam sambutannya, Bupati mengapresiasi dan berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk memunculkan varietas-varietas unggulan  baru dari wilayah penghasil durian di Purworejo.

“Lomba makan durian juga perlu diselenggarakan, seperti yang dulu pernah di Kaligesing dan diikuti banyak peserta luar kota,” ungkapnya.

Sembilan kecamatan yang menjadi peserta yakni Bener, Bruno, Bagelen, Gebang, Loano, Kemiri, Kaligesing, Purworejo, dan Pituruh. Masing-masing kecamatan mengirimkan 2 hingga 5 jenis durian unggulannya.

Tiga juri utama ditugaskan untuk menilai buah durian yang dilombakan. Kriteria penilaiannya antara lain bobot buah, bentuk buah, warna kulit, tekstur, serat, kematangan, serta warna daging buah. Ukuran biji, aroma, rasa, hingga keunikan juga masuk dalam penilaian.

“Jumlah peserta ada 33,” kata Ir Eko Anang SW MMA,  Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Purworejo selaku ketua panitia kegiatan.

Eko Anang menyebut, Purworejo saat ini memiliki Durian Sikatap dari Desa Kalitapas Kecamatan Bener yang telah mendapat label unggul dari Kementerian Pertanian dan sebagai ikonnya Purworejo. Rasanya manis agak pedas, legit, dagingnya kuning dan tebal sehingga biji buahnya kecil dan pipih.

Adanya Festival dan Lomba Durian Unggul tahun ini diharapakan dapat memunculkan varietas unggul baru sehingga Purworejo nantinya akan memiliki lebih dari satu jenis ikon buah durian.

“Nanti rencananya durian unggul yang menjadi pemenang akan kita kembangkan dan kita daftarkan ke kementerian untuk menjadi varitas unggul Purworejo. Tentu melalui tahapan dan pemantauan, minimal selama 3 tahun,” sebutnya.

Dari hasil penilaian diketahui, Kecamatan Bruno berhasil memborong juara. Dewan juri menetapkan Durian Gajah Mada milik Euis Wijayanti dari Dusun Plaosan Desa Blimbing Kecamatan Bruno sebagai juara 1. Juara 2 juga dari Dusun Palosan Desa Blimbing, yakni Durian Sidenok milik Budi Lestari. Disusul juara 3 yakni Durian Gatutkaca milik Heruyono dari Dusun Selanyah Desa Ngaran Kecamatan Kaligesing.

Salanjutnya juara harapan 1 dan harapan 2 kembali diraih Dusun Plaosan Desa Blimbing, yakni Durian Songkel Laos milik Sajidin dan Durian Kidang milik Wahyudi. Sementara juara harapan 3 yakni Durian Siglagah milik Lepot dari Dusun Sepakis Desa Kaliglagah Kecamatan Loano.

Pantau di lokasi, tidak hanya lomba durian unggul yang menjadi perhatian. Kegiatan dimeriahkan  sejumlah stand, antara lain obral durian murah berkualitas, kuliner serbadurian, hingga berfoto selfie dengan putri durian. (top)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here