Diduga Korban Tawuran, Ditemukan Tewas

0
49
PENEMUAN MAYAT
MAYAT. Petugas Polres Temanggungmelakukan identifikasi terhadap mayat yang ditemukan di persawahan Desa Mojotengah Kecamatan Kedu, Temanggung Minggu (6/1).

Perutnya Terluka Tergeletak di Sawah

TEMANGGUNG– Warga Desa Mojotengah, Kecamatan Kedu, Temanggung digegerkan dengan penemuan mayat di areal persawahan di depan SMK Ganesha Satria 4 Kedu Minggu (6/1). Mayat tersebut diduga korban tawuran yang terjadi pada Sabtu (5/1) malam lalu.

Informasi yang berhasil digali oleh koran ini di lokasi tersebut, mayat tergeletak dalam posisi terlentang itu ditemukan sekitar pukul 12.30 WIB oleh tukang servis termos keliling.

“Pertama kali yang mengetahui ada mayat adalah seorang tukang servis termos keliling, saat itu dirinya (tukang termos) sedang membuang sampah dilokasi tersebut dan melihat ada orang yang tergeletak di areal persawahan,” ungkap Tri Budi, salah satu warga setempat.

Ia bercerita, usai melihat mayat tersebut kemudian tukang servis termos keliling tersebut langsung memberitahukan kepada dirinya.

“Tukang termos itu takut, kemudian menginformasikan kepada saya. Tentang temuannya itu,” terangnya.

Mendapatkan informasi tersebut, Budi langsung menuju lokasi yang dimaksud. Setelah dipastikan dalam posisi tidak bernyawa, dirinya langsung melaporkan temuan ini ke Polsek Kedu.

“Pertama saya juga ragu, kemudian setelah saya lihat ternyata memang benar ada soerang yang tertidur terlentang. Dan kemudian saya lihat dan bisa dipastikan meninggal saya langsung melaporakan temuan ini ke Polsek Kedu,” ceritanya.

Saat ditemukan, mayat mengalami luka pada bagian perut.

“Setahu saya memang ada luka dibagian perut sebelah kiri, lukanya cukup parah,” terangnya.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat, bahwa mayat tersebut diduga  adalah salah satu siswa SMK Ganesha Satria 4 Kedu.

Sementara itu, Riyanto, warga lainnya menambahkan, pada Sabtu malam terdengar ada ramai-ramai di sekitar lokasi ditemukannya mayat tersebut, kemungkinan besar terjadi tawuran diantara sesama pelajar. “Saya juga dengar sendiri ramai sekali, antara pukul 19.00 sampai 20.00 WIB,” katanya.

Petugas Kepolisian Resor (Polres) Temanggung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kemudian mayat dibawa ke RSUD Djojonegoro Temanggung untuk pemeriksaan lebih lanjut.(set) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here