Buruh Tambang Pasir Gantung Diri

0
208
Buruh Tambang Pasir Gantung Diri
GANTUNG DIRI. Petugas Kepolisian melakukan evakuasi jasad korban gantung diri di Pabelan Mungkid.

MUNGKID – Seorang laki-laki buruh tambang pasir manual ditemukan meninggal gantung diri di dalam kamar rumah tempat tinggalnya, Dusun Jagalan RT 04/ RW 013 Desa Pabelan Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang, kemarin.

Korban bernama Didin Arga Ardiyanto (26), buruh tambang pasir manual, meninggalkan seorang istri dan satu orang anak laki-laki berumur (2,5).

Kronologi kejadian korban diketahui telah gantung diri, saat istrinya Ervita Apriliana (23) masuk ke dalam kamar tidur suaminya, melihat korban dalam keadaan gantung diri di usuk yang terbuat dari bambu dengan seutas tali plastik.

Melihat kejadian tersebut sang istri korban lalu berteriak minta tolong dan didengar tetangga Sidiq Sulistiono (37) serta Zaenal Mustofa (47). Kemudian untuk memberikan pertolongan Mustofa memotong tali gantungan, namun diketahui bahwa kondisi korban sudah tidak bernafas/meninggal dunia.

Babinkamtibmas Desa setempat, Aiptu Rochim mendapat laporan dari perangkat desa Pabelan, selanjutnya bersama-sama dengan Kapolsek Mungkid Polres Magelang Polda Jateng Kompol Supriyono, KaSpkt Aiptu Sumaryo dan Kanit Reskrim Ipda Sutrisno, beserta team INAFIS Polres Magelang mendatangi TKP untuk melakukan olah TKP.

Sesampainya di TKP korban ditemukan sudah di bawah dalam keadaan sudah meninggal. Untuk memastikan sebab kematiannya Kapolres Mungkid Kompol Supriyono menghubungi Puskesmas Mungkid dr Hermanu.

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sementara dr Hermanu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan murni gantung diri,” tutur Kompol Supriyono.

Menurut keterangan dari mertua korban, Daryanto (50), bahwa korban tinggal satu rumah dengannya, namun dua hari sebelum kejadian tidak bekerja serta kelihatan selalu murung.

“Korban terlihat murung dan tidak bekerja selama dua hari. Dan akhirnya ditemukan bunuh diri,” ungkap Daryanto.

Selanjutnya karena pihak keluarga sudah menerima dan lkhlas atas kejadian tersebut, maka jenazah oleh Kapolsek Mungkid Kompol Supriyono diserahkan untuk dirawat serta dimakamkan sesuai adat dan kepercayaannya di Dusun Cabean Wetan Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang, mengingat korban berasal dari Srumbung.(cha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here