Banjir Rendam 17 Desa 

0
51
Banjir Rendam 17 Desa
EVAKUASI. Anggota TNI saat melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena dampak bencana banjir di Desa Wironatan Butuh.

Puluhan Warga Mengungsi

PURWOREJO – Dampak bencana banjir yang terjadi sejak Rabu (16/1) sore terus meluas. Hingga Kamis (17/1) sore, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo mencatat 17 desa yang tersebar di 6 kecamatan terkena genangan air.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Purworejo, Sutrisno dalam banjir saat ini sebanyak 600 jiwa dari 270 KK telah terdampak bencana banjir tersebut. Akibatnya sebagian warga terpaksa harus diungsikan di lokasi yang aman dari genangan air.
“Seperti di wilayah Wironatan Kecamatan Butuh, sebanyak 37 jiwa mengungsi dan dua orang lainya harus dirawat di Puskesmas terdekat karena sakit,” katanya.

Dikatakannya, bantuan berupa kebutuhan sembako dan perlengkapan tidur seperti matras dan selimut, telah disalurkan ke lokasi pengungsian. Dapur umum juga sudah didirikan untuk mencukupi kebutuhan makan pengungsi dan relawan.
“wilayah terparah terdampak banjir meliputi dua kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Butuh, dimana banjir menjangkau hingga tujuh desa. Sedangkan di Kecamatan Grabag, sebagai wilayah terparah kedua, banjir mengakibatkan 3 desa terisolasi,” katanya.

Menurut Sutrisno, meski sempat mengakibatkan aktivitas penduduk lumpuh, luapan air tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hal itu berkat arus air yang tidak begitu deras.
“Arus airnya tidak deras, sehingga tidak terlalu berbahaya. Namun kita masih harus memastikan warga aman di tempat pengungsian, jika cuaca sudah baik baru kita perbolehkan pulang, ujarnya.
Dari hasil pendataan sementara BPBD, lanjut Sutrisno, hingga sore ini tidak ditemukan rumah penduduk atau bangunan yang mengalami kerusakan parah akibat banjir. Hanya lahan pertanian yang terancam gagal panen karena lama terendam banjir yang cukup lama.
Sutrisno menambahkan, pihaknya telah mengerahkan ratusan personil yang berasal dari tim gabungan BPBD, TNI, Polri, Tagana, dan sejumlah elemen masyarakat untuk proses evakuasi dan pemantauan wilayah banjir.
Sementara itu, personil Kodim 0708 Purworejo bersama instansi lain yang melaksanakan siaga sejak malam hari dengan terus melukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak di pemukiman untuk di bawa ke lokasi yang aman dari banjir. Proses evakuasi sendiri di pimpin langsung oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Infanteri Muchlis Gasim.“Masyarakat sudah kita evakuasi ke tempat posko yang sudah kita sediakan,namun masih ada beberapa warga yang tidak mau untuk di bawa ke lokasi yang aman,akhirnya dengan pendekatan yang baikmaka  kita berhasil membawa warga tersebut,”ucap Dandim.
Dalam penanganan bencana ini Kodim mengerahkan sebanyak satu peleton anggota  yang bekerja bersama dengan dinas terkait dengan mendirikan posko pengungsian di simpang tiga Desa Wironatan.
“Saya menghimbau kepada selururuh warga agar bisa mengungsi ke tempat yang kita sediakan karena akan mempermudah kita dalam mengatasi permasalahan terutama pengobatan penyakit gatal gatal yang di alami oleh warga,” pungkas Dandim. (luk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here