Ajak Pemilih Milenia Ikut Dalam Pengawasan

0
25
Ajak Pemilih Milenia Ikut Dalam Pengawasan
SOSIALISASI. Ketua Bawaslu Kota Magelang Endang Sri Rahayu melakukan sosialisasi di hadapan siswa SMA Negeri 1 Magelang, kemarin (2/1).

MAGELANG SELATAN-Ketua Bawaslu Kota Magelang Endang Sri Rahayu mengajak pemilih pemula untuk ikut terlibat dalam proses pengawasan. Hal itu diungkapkannya usai melakukan Sosialisasi Pengawas Partisipatif Bagi Milenial yang diadakan SMA Negeri 1 Magelang. “Bawaslu mempunyai tugas pengawasan dilakukan dengan dua metode, pencegahan dan penindakan, sebelum dilakukan penanganan pelanggaran lebih dulu dilakukan pencegahan. Ini dilakukan oleh Bawaslu dari tingkat bawah sampai atas, juga dibutuhkan peran serta dari masyarakat luas, inilah yang disebut pengawasan partisipatif, dan generasi muda yang sudah mempunyai hak pilih menjadi sangat penting partisipasinya,” tuturnya.

Yayuk-begitu sapaan akrabnya menyampaikan pentingnya melibatkan pemilih pemula, karena potensi jumlah mereka yang cukup besar yakni 3,5 persen dari total keseluruhan DPT, atau sekitar 7 juta pemilih. Ini tentunya juga dilihat oleh para peserta pemilu untuk meraih suara mereka dalam pemilu, dengan menjadikan mereka target kampanye.”Targetnya, kami ingin membawa pemilih pemula ini sedikit naik level nya, dari pemilih yang hanya sadar akan hak pilih nya, menjadi pemilih yang memiliki kesadaran akan kewajiban untuk turut serta mengawasi dan mengawal setiap tahapan pemilu, sehingga pemilu 2019 dapat terlaksana secara demokratis dan berintegritas,” ujarnya.

Dia berharap Kegiatan yang diselenggarakan dapat mendorong partisipasi pemilih pemula di Kota ikut peduli dan berperan aktif dalam proses pemilu serentak tahun 2019, dalam rangka mewujudkan Pemilu yang berintegritas. Selain itu juga antisipasi pengaruh beeita hoax dan money politic. “Jika menemui pelanggaran laporkan,”ungkapnya.

Selain melakukan sosialisasi ke kaum milenial Bawaslu juga melakukan sosialisasi di beberapa keramaian. “Rencananya akan lakukan sosialisasi di pasar, car free day dan beberapa tempat keramaian lainnya,”tambah Yayuk.

 

Menurut salah satu siswa dari kelas 12 IPA 2, Avima Haamesha adanya sosialisasi sangat membantu para pemilih pemula tang masih bingung soal pemilu. “Kami yang belum banyak tau, jadi lebih tau bagaimana cara menyikapi adanya pemilu. Sehingga tidak hanya pasrah saja dalam memilih,”ungkapnya.

Pihak sekolah juga sangat terbuka adanya sosialisasi yang dapat memberikan pengetahuan pemilu bagi siswa-siswanya yang akan mulai memilih. “Kegiatan ini sangat bagus sehingga nantinya mereka dapat memilih secara obyektif,”tutur Pembina OSIS SMA Negeri 1 Magelang, Darmono. (hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here