25 Persen Polisi Belum Miliki Rumah

0
88
25 Persen Polisi Belum Miliki Rumah
BATU PERTAMA. Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi didampingi Wakil Walikota Windarti Agustina, Kejari, Dandim 0705/Magelang, Wakapolres Magelang Kota, Kabag Ops melakukan peletakkan batu pertama pembangunan rusun aspol, kemarin.

//Rusun Aspol Magelang Mulai Dibangun//

MAGELANG TENGAH – Hampir 25 persen anggota kepolisian di Polres Magelang Kota belum memiliki hunian pribadi. Dari 300-an lebih personel, sekitar 80 kepala keluarga (KK) anggota yang bertugas di wilayah hukum setempat, masih menghuni asrama lama di belakang Mako I Polres Magelang Kota. Padahal kondisi asrama tersebut kurang layak.

Namun dalam waktu dekat, puluhan anggota kepolisian itu bakal menempati rumah baru. Itu setelah, Polres Magelang Kota mulai membangun asrama polisi baru dengan tipe kontruksi rumah susun (rusun) vertikal. Pembangunan yang menelan anggaran dari APBN Mabes Polri sebesar Rp23,3 miliar itu ditarget rampung Desember 2019 mendatang.

Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Mahdi usai melakukan seremoni peletakkan batu pertama mengatakan, polisi yang tinggal di Rusun Aspol Musvia akan berakibat kepada kinerjanya.

“Harapannya dengan kondisi rumah yang bagus, akan berpengaruh terhadap kinerja anggota, sehingga lebih baik dari sebelumnya,” katanya, Selasa (11/6).

Idham menjelaskan bahwa anggota yang menempati asrama polisi lama jumlahnya ada 80 KK. Setelah bangunan ini selesai, kemungkinan pada Januari 2020 mendatang akan langsung difungsikan.

Ia menyebutkan, rusun dibangun setinggi tiga lantai dengan 60 unit rumah tersedia. Fasilitas yang disediakan antara lain, mebeler, kamar mandi, WC, kamar tidur, ruang tamu, dan sebagainya.

“Memang ada selisih dari anggota yang menghuni asrama lama ada 80 KK, sedangkan kapasitas rusun asrama baru ada 60 unit. Tapi itu akan tercukupi karena dari 80 KK, sebagian ada yang sudah punya rumah sendiri juga purna tugas,” jelasnya.

Dia berharap, anggota yang menempati rusun, bisa sedikit menyisihkan tabungan mereka agar ke depan memiliki rumah pribadi mandiri.

“Namanya juga rusun, maka penempatannya pun bisa bergantian. Kalau bisa ya, sembari menempati nanti menabung agar punya rumah baru,” tandasnya.

Turut hadir pada serenomi peletakkan batu pertama di antaranya Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina, Dandim 0705/Magelang, Letnan Kolonel Arm Kukuh Dwi Antono, Kajari Kota Magelang Wawan Ernawan, Wakapolres Magelang Kota Kompol Khamami, dan Kabag Ops Polres Magelang Kota Kompol Sri Hatmo.

“Pemkot Magelang terus berusaha agar proses hibah lahan Musvia ini segera bisa dilakukan. Sebenarnya usulannya sudah lama, tapi baru turun pada tahun 2015 terwujud, sehingga baru bisa dibangun pada tahun ini,” kata Windarti Agustina.

Ia berharap adanya rusun baru bagi anggota kepolisian ini bisa meningkatkan kinerja petugas dalam mewujudkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat dengan baik. Selain itu, juga memberi kenyamanan kepada para anggota kepolisian yang belum memiliki rumah mandiri.

Menurut Windarti, memang sudah selayaknya anggota kepolisian mendapat fasilitas rumah layak huni. Bentuk kontruksinya pun dibuat secara vertikal, karena menyadari kondisi lahan di Kota Magelang yang tidak memungkinkan jika bangunan dibuat secara horisontal.

“Bentuknya vertikal, saya kira memang sangat tepat, karena kalau horisontal pasti akan sangat terbatas. Fasilitasnya juga sudah sangat lengkap, malah seperti apartemen, ada mebeler, ruang tamu, kamar mandi, dan lahan parkir memadai di lantai terbawah,” pungkasnya. (wid)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here