Rabu, 21 November 2018

Nama Site

Temanggung Ekspres

 Terbaru

UM Magelang Latih Warga Olah Kopi hingga Teknik Pemasaran

Jumat
09 November 2018 🕔 11:39:30 WIB

TEMANGGUNG - Melalui program diseminasi produk teknologi kepada masyarakat, Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang berupaya meningkatkan nilai tambah produk kopi petani dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Desiminasi Teknologi LP3M UM Magelang, Yun Arifatul Fatimah saat menyambangi Desa Tening Kecamatan Wonoboyo, kemarin. Ia mengatakan program yang berasal dari kerjasama UM Magelang dengan Kemenristek Dikti ini dimaksudkan untuk dapat berbagi teknologi kepada masyarakat desa terkait pengolahan kopi.

Terdapat beberapa program pokok yang mereka berikan. Yakni pembentukan BUMDes Sekar Asri Desa Tening sebagai wadah induk usaha pengolahan kopi, pemberian mesin produksi kopi untuk keperluan pascapanen, pelatihan merawat tanaman kopi, pengolahan, hingga seperti apa bentuk pengemasan agar menarik minat konsumen.

Hal ini takterlepas dari kebiasaan sebagian besar masayarakat yang sering menjual kopi masih dalam bentuk beras atau bahkan gelondong yang harganya relatif sangat murah dibanding setelah proses pengolahan.

“Kami ingin agar mereka mampu memproduksi kopi tidak hanya dalam bentuk beras saja, tetapi juga dalam bentuk roast bean, green bean, dan kopi bubuk sehingga keuntungannya lebih tinggi. Sedangkan untuk masalah pemasaran, kami juga memberikan pelatihan tentang "e-commerce", barista, dan memanajemen Badan Usah Milik Desa (BUMDes),” bebernya.

Sementara itu, Kepala Desa Tening, Adiyono menyebut bahwa penghasilan pokok warga di desanya selama ini memang berasal dari tanaman kopi. Bahkan tingkat produksi kopi di Desa Tening mencapai sekitar 600 ton per tahunnya.

“Bantuan berupa alat dan ilmu ini sangat kita butuhkan demi mampu meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat setempat yang selama ini memang menggantungkan hidup dari hasil perkebunan kopi,” pungkasnya. (riz)

Tag
Bagikan

Tinggalkan Komentar