Rabu, 21 November 2018

Nama Site

Purworejo Ekspres

 Terbaru

Spesialis Maling Pickup Dibekuk

Rabu
07 November 2018 🕔 10:05:45 WIB

PURWOREJO – Seorang residivis berinisial NS (59) warga jalan Jalan Pasar Kuok RT  5 RW 7 Kecamatan Batang Kapas Pesisir Selatan Sumatera Barat kembali berurusan dengan aparat kepolisian. NS merupakan seorang penjahat spesialis maling mobil pickup.

Kapolsek Purworejo, AKP Markotip SH dalam gelar perkara, Selasa (6/11) mengatakan, pelaku ditangkap anggotanya saat hendak menjual mobil hasil curian di kawasan Alun-alun Purworejo, pada Rabu 31 Oktober 2018 lalu.

Dikatakan Markotip, penangkapan pelaku tersebut bermula dari adanya laporan warga atas nama Nurul Isnainiyah (26) warga Dusun III RT 1 RW 2 Desa Bringin Kecamatan Bayan yang mengaku kehilangan mobil pick upnya yang di parkir di sekitaran Pasar Suronegaran Purworejo pada 27 Oktober lalu.

“Atas laporan tersebut, pihak kepolisian kemudian melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan mobil milik korban. Lima hari melakukan penyelidikan, anggotanya berhasil membekuk pelaku saat akan menjual mobil hasil curiannya,” katanya.

Markotip menambahkan,  korban yang seorang pedagang sayur bersama suaminya memarkirkan mobil pick up miliknya di TKP sekitar pukul 02.30 WIB. Selanjutnya korban meninggalkan mobil dan melakukan aktivitas jual beli di dalam pasar Suronegaran. 

Selang beberapa lama, sekitar pukul 04.30 WIB, yang hendak pulang sudah korban mendapati mobil miliknya tidak berada di tempat semula.  Menyadari mobilnya telah dicuri, korban melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian. 

“Setelah kami dalami kasus ini, kami mendapat laporan kalau ada transaksi mobil dengan harga murah, dan saat kami cek mobil tersebut merupakan hasil pencurian yang dilaporkan tempo hari. Anggota langsung menangkap pelaku,” katanya.

Dari hasil pengembangan, petugas tak hanya menemukan satu barang bukti mobil Pic Up tetapi ada tiga mobil lain yang diduga hasil curian. Petugas juga mengamankan barang bukti perlengkapan yang digunakan pelaku untuk beraksi antara lain, 1 buah obeng, 1 buah Cutter, 1 buah gunting, 2 buah kunci pas, 1 buah anak kunci dan 1 buah potongan socket kunci kontak.

Barang hasil curian kebanyakan dijual di wilayah Bandung Jawa Barat, Magelang dan Purworejo. Hingga saat ini polisi masih mendalami kasus ini terkait kemungkinan pelaku lain yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut. Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke-5 tindak pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. (luk)

Tag
Bagikan

Tinggalkan Komentar