Rabu, 21 November 2018

Nama Site

Metropolis

 Terbaru

Ribuan Peserta Memperebutkan 154 Formasi

Kamis
08 November 2018 🕔 11:41:45 WIB

*Seleksi CPNS Kota Magelang 15-16 November*

MAGELANG SELATAN - Menjadi tuan rumah, para peserta seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Magelang justru mendapat giliran pelaksanaan tes yang terakhir. Menurut rencana, sebanyak 2.028 peserta akan mengikuti tes bergantian Kamis (15/11) hingga Jumat (16/11) di Gedung Wiworo Wijipinilih, Jalan Sarwo Edhi Wibowo, Kota Magelang.

Ribuan peserta ini akan memperebutkan 154 formasi terdiri dari 103 kuota formasi guru, 26 formasi tenaga kesehatan, dan 25 formasi tenaga teknis. Pelaksanaan  Computer Assisted Test (CAT) seleksi kompetensi dasar (SKD) peserta dari Kota Magelang, pada hari pertama nanti akan berlangsung dalam lima sesi.

Sesi awal dimulai pada pukul 08.00 hingga pukul 09.30, sesi kedua pada pukul 10.00 hingga pukul 11.30, sesi ketiga pada pukul 12.00 hingga pukul 13.30, sesi keempat pada pukul 14.00 hingga pukul 15.30, dan sesi terakhir pada pukul 16.00 hingga pukul 17.30.

”Diharapkan peserta sudah datang satu jam sebelum pelaksanaan tes karena harus persiapan, verifikasi, presensi, hingga registrasi. Tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat datang,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang, Aris Wicaksono, Rabu (7/11).

Ia menjelaskan bahwa pihaknya hanya sebagai fasilitator pelaksanaan tes. Adapun mengenai passing grade (ambang batas) yang belakangan mendapat komentar beragam dari para peserta, sepenuhnya merupakan wewenang Badan Kepegawaian Nasional (BKN) lewat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).

”Pemerintah daerah tidak bisa mengintervensi. Tapi kami harap para peserta bisa melalui dan mengerjakan soal-soal CAT dengan benar,” ucapnya.

Menurut Aris, sesuai Permenpan No 37 tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan CPNS Tahun 2018 bahwa SKD terbagi dalam tiga kategori di antaranya, tes karakter pribadi (TKP) dan tes wawasan kebangsaan (TWK), dan tes intelegensia umum (TIU).

TWK terdiri dari 35 soal, TIU sebanyak 30 soal, dan TKP sebanyak 35 soal, sehingga total yang harus dikerjakan peserta adalah 100 butir.

”Kemudian untuk nilai ambang batas minimal, peserta dinyatakan lolos apabila hasil perolehan mendapatkan 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 poin untuk TWK,” jelasnya.

Satu saja dari tiga kategori tersebut tidak lolos, maka peserta tidak berhak mengikuti seleksi berikutnya. Menurut dia, kebijakan ini sudah ditetapkan sehingga pemerintah daerah tinggal melaksanakannya.

”Yang terpenting para peserta mempersiapkan segala sesuatunya. Belajar giat, berdoa, dan yakin pada kemampuan sendiri. Jangan mudah percaya dengan orang yang mengiming-imingi kunci jawaban. Jelas itu penipuan,” ucapnya.

Ia menilai jika pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini sangat objektif dan terbebas dari kolusi maupun upaya kecurangan lainnya.

”Buktinya anak salah satu Deputi di BKN saja ada yang mendaftar CPNS tapi nggak lolos SKD dengan sistem CAT ini. Jadi, percaya diri saja,” ungkapnya.

Aris menambahkan, seusai SKD peserta yang lolos akan berlanjut melalui Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 22-28 November 2018 mendatang. Nantinya, hasil dari SKD dan SKB akan digabungkan pada tanggal 29 November hingga 1 Desember 2018.

”Kemudian untuk pengumuman akhir menurut rencana akan dilaksanakan pada tanggal 3 Desember 2018. Yang menentukan nanti pemerintah pusat,” pungkasnya. (wid)

Tag
Bagikan

Tinggalkan Komentar