Rabu, 21 November 2018

Nama Site

Temanggung Ekspres

 Terbaru

Pemkab Fokus Garap Temanggung Utara

Rabu
07 November 2018 🕔 10:26:45 WIB

TEMANGGUNG - Bupati HM Al Khadziq mengatakan wilayah Kabupaten Temanggung sebelah utara sebenarnya memiliki berbagai potensi yang sanggup mendongkrak perekonomian masyarakat yang bermukim di dalamnya. Hal ini tak lepas dari catatan sejarah sejak zaman kerajaan, di mana Temanggung utara menjadi pintu gerbang kegiatan perekonomian. Oleh karena itu saat ini dianggap menjadi momentum tepat agar wilayah utara bangkit atau tidak lagi hanya sekadar menjadi pintu belakang, terlebih ke depan apabila jalan tol pantura dibuka maka akses ekonomi akan semakin mudah. 


"Kami sadar, seluruh wilayah mempunyai potensi unggulan masing-masing. Oleh sebab itulah, perlu dikembangkan secara baik seluruh sektor, mulai pertanian, perkebunan, maupun pariwisata. Jika hal itu dikelola dengan baik maka bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan memuwujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas. Dan Temanggung bagian utara tengah menjadi salah satu fokus kami," katanya, Selasa (6/11).

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Temanggung Ripto Susilo mengatakan, terkait pengembangan di seluruh sektor tersebut, Pemkab Temanggung saat ini telah meluncurkan program Sapa Warga yang tak lain merupakan momentum perkenalan antara bupati dengan warga guna menyampaikan rencana programnya di 2019. 

“Melalui program sapa warga ini mungkin ada masukan atau saran langsung dari masyarakat bisa disampaikan sehingga bisa memperbaiki RPJMD yang akan ditetapkan bersama-sama dengan DPRD. Harapannya nanti akan ada sinkronisasi antara kebutuhan masyarakat dengan kehendak pemerintah," pintanya.

Sementara itu, Kasubbid Perencanaan Bappeda Temanggung, Dwi Sukarmei menambahkan, program Sapa Warga ini dibagi ke dalam empat wilayah, yakni Temanggung wilayah utara yang di pusatkan di Balai Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo. Kemudian jadwal selanjutnya akan diadakan di Balai Desa Menggora Kecamatan Tembarak, Balai Desa Bansari, Kecamatan Bansari, dan Balai Kelurahan Kranggan, Kecamatan Kranggan. 

“Program ini jelas akan kami gunakan untuk momentum sinkronisasi pihak pemerintah desa dengan pemerintah kabupaten. Oleh sebab itu, kami akan lakukan secara bertahap di empat wilayah tersebut,” pungkasnya. (riz)

Tag
Bagikan

Tinggalkan Komentar