Rabu, 21 November 2018

Nama Site

Kabupaten Magelang

 Terbaru

Grebeg Ojek Angkat Ikon Dusun Grojogan Salaman

Selasa
06 November 2018 🕔 10:15:00 WIB

*2,5 Kwintal Diserbu*

SALAMAN - Grebeg Ojek #5 sukses digelar kembali, sebagai kegiatan rutinitas tahunan bertempat di Dusun Drojogan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Salaman.

Rangkaian acara yang berlangsung sejak Jumat 2 November 2018 ini berakhir pada Minggu 4 November 2018 dengan dikirabnya gunungan ojek dan digrebeg secara bersama-sama oleh masyarakat yang hadir menyaksikanya.

Sebagai acara puncak, Gunungan ojek sebanyak 2,5 kwintal diserbu ribuan masyarakat yang hadir dalam acara Grebeg Ojek Drojogan ke 5 kemarin Minggu (4/11).

Pada acara tersebut, gunungan ojek dikirab mengelilingi dusun oleh paguyuban pedagang ojek, diiringi drumbad dan diikuti paguyuban grup kesenian tradisional desa setempat. Kegiatan ini sebagai wujud syukur warga dusun tersebut atas rejeki yang diperoleh dari menjual ojek.

 “Sejak Jumat kemarin sudah digelar Pengajian akbar, bazar, senam massal dan puluhan pentas kesenian rakyat,” ucap Ketua Panitia, Sodiq.

Ojek seakan sudah menjadi kuliner khas Magelang sekitar, yang merupakan sejenis makanan ringan atau camilan, terbuat dari campuran tepung pati dan daging ayam. Dengan wujud seperti gabungan antara cilok dan bakso.

Ide Gerebeg Ojek muncul dari para pemuda dusun Drojogan. Mereka ingin membuat ikon dusun yang bisa dijual. Karena mayoritas warga dusun tersebut berprofesi sebagai pembuat ojek, maka ojek pun diusung sebagai ikon kuliner khas Dusun Drojogan.

Pada acara Grebeg Ojek, para pengunjung Dusun Drojogan bisa menikmati kuliner produk warga dusun tersebut seperti ojek, bakso, dan jajanan lainnya, termasuk ditampilkan beragam kesenian tradisional. Penonton juga bisa membeli oleh-oleh seperti kaos dan kerupuk Ojek asli Dusun Drojogan.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olah Raga Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai wahana kreativitas dan inovasi.

"Dengan adanya kegiatan ini, maka masyarakat setempat akan mendapatkan nilai plus, selain mengangkat ojek sebagai ikon, diharapkan juga dapat mempengaruhi peningkatan pendapatan masyarakat, melalui inovasi dan kreativitas," ungkap Iwan.(cha)

Tag
Bagikan

Tinggalkan Komentar